Bogor, Pelita Baru
Bupati Rudy Susmanto terus mengkampanyekan budaya tertib dan bersih di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Ia pun mengimbau, seluruh lintas perangkat daerah dan elemen masyarakat yang ada, untuk bergotong royong melakukan penataan wilayah agar lebih indah dan nyaman.
“Trantibum yang kita canangkan harus dijalankan secara konsisten dan merata. Ketertiban, kebersihan, dan kerapihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan hasilnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuh Bupati Rudy.
Hebatnya, Rudy tak mau hanya sekedar memberi seruan. Ia membuktikan langsung terjun ke lapangan membersihkan dan menata sarana dan utilitas umum yang terlihat semrawut. Seperti yang dilakukannya pada giat Trantibum di sejumlah titik strategis seperti Pasar Citeureup, kawasan kolong fly over Cileungsi, pertigaan ITC, wilayah Cisarua dan Cibinong. Hasilnya, kini wilayah-wilayah itu, tertata dengan baik, lebih rapi, bersih, dan nyaman, sekaligus mendukung wajah Kabupaten Bogor yang lebih tertib dan modern.
“Selain pembersihan dan penataan ruang publik, kegiatan Trantibum juga mencakup penataan kabel fiber optik yang selama ini semrawut dan berpotensi mengganggu keselamatan, estetika, serta kenyamanan masyarakat. Penataan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan tertata,” ujar Rudy.
Rudy mengungkapkan, tindakan tersebut bukan sekadar soal estetika, melainkan bagian penting untuk mengembalikan hak pejalan kaki, memastikan trotoar dapat dilalui dengan aman, serta mengurangi gangguan visual dan risiko putusnya kabel yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Rudy juga menjelaskan bahwa penataan kabel yang tampak sederhana ini melalui proses panjang. Tahapan administratif dan perizinan sudah dimulai beberapa bulan lalu dengan koordinasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian PUPR RI, agar pelaksanaan sesuai dengan aturan dan standar teknis.
“Langkah ini diharapkan dapat memberi ruang yang lebih layak bagi pejalan kaki serta mempercantik tampilan jalan yang menjadi akses utama masyarakat,” jelas Rudy.
Rudy pun menegaskan, giat ini akan mejadi gerakan berkelanjutan, bukan kegiatan sesaat. Tujuannya adalah, sambung Rudy, membangun budaya tertib dan bersih yang dimulai dari ruang-ruang publik yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat.
Selain aspek kenyamanan, penataan juga dilakukan demi aspek keselamatan publik, sebab kabel yang menggantung di atas kerap tersangkut atau putus akibat gangguan cuaca.
“Tujuan kami adalah memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan infrastruktur yang layak dan nyaman, serta wajah Kabupaten Bogor sedikit demi sedikit semakin tertata serta indah,” tandas Rudy Susmanto. (duan)












