Jakarta, Pelitabaru.com – BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru mengsosialisasikan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pendidik, tenaga kependidikan, siswa magang dan praktek kerja lapangan di ruang aula Buya Hamka Masjid Al-Azhar Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada hari Rabu (3/6/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari 80 Sekolah dan Yayasan Swasta di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Sarwoko, Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Kebayoran Baru, Baban Sobarna, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagkerjaan Jakarta Kebayoran Baru, Rafik Ahmad, Kepala Sekolah SD Islam Al-Azhar I Kebayoran Baru, H. Rusnadi, Wakil Kepala Sekolah SD Islam Al-Azhar I Kebayoran Baru, Seri Suranti, Sekretaris Pengurus YPI Al-Azhar, H. Ono Ruhiana, dan Kepala Sekretariat YPI Al-Azhar, H. Yayat Suyatna.
Dalam kegiatan tersebut , Sekretaris Pengurus YPI Al-Azhar, H. Ono Ruhiana, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan dan Suku Dinas Pendidikan Kecamatan Kebayoran Baru yang memprakarsai dan telah mempercayai YPI Al-Azhar sebagai tempat diadakannya agenda pertemuan tersebut.
Menurutnya, YPI Al-Azhar memulai keanggotaanya menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2016 lalu dan pernah mendapatkan paritrana award tingkat DKI Jakarta sebagai bentuk penghargaan atas partisipasinya dalam mendorong terciptanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Ia berharap dengan kegiatan ini, para peserta yang hadir mendapatkan manfaatnya terlebih dengan mendaftarkan diri sebagai peserta aktif program BPJS Ketenagakerjaan. Dirinya juga menyampaikan, seluruh guru-guru pendidik di YPI Al-Azhar memberikan respon yang positif atas pelayanan BPJS Ketenagakerjaan.
“Tidak ada yang mengeluh, semuanya menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan karena pelayanannya sangat baik, “ucap Ruhiana.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru Rafik Ahmad dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya perlindungan jamsostek bagi para pekerja. “Termasuk guru, tenaga kependidikan, siswa yang sedang magang dan praktek kerja lapangan, wajib dilindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.
Hal tersebut dikarenakan tingginya risiko sosial dalam melaksanakan pekerjaannya hingga dapat berakibat terhadap berkurang atau hilangnya penghasilan. “Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat berdampak terhadap kesejahteraan dan produktivitas pekerja, untuk itu Negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai instrument penyelenggara jaminan sosial untuk mengurangi dampak dari risiko sosial tersebut,” ujar Rafik.
“Oleh sebab itu menjadi sebuah keharusan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan seluruh pekerja terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan (universal coverage) sehingga mereka bisa Kerja Keras Bebas Cemas yang nantinya akan berujung pada keberlanjutan ekonomi bangsa,” pungkasnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Sarwoko menyampaikan apresiasinya atas terselenggarankanya kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi seperti ini massif dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan bersama Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan di seluruh wilayah Kecamatan.
Dirinya berpesan kepada para Kepala Sekolah dan Yayasan agar mendaftarkan seluruh pegawainya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar safety dalam bekerja. “Mudah-mudahan tidak ada, kalau belum segera untuk mendaftarkan tenaga kerjanya kedalam program BPJS Ketenagakerjaan,” tukasnya.
Bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru, Ridwan dan diakhiri dengan penyerahan plakat dari BPJS Ketenagakerjaan kepada pihak YPI Al-Azhar. (adi/*)












