Dukung Pekerja Punya Akses Hunian Layak, BPJS Ketenagakerjaan Mulai Bangun Griya Pekerja

oleh
banner 468x60

Jakarta, Pelitabaru.com – BPJS Ketenagakerjaan bersama pemerintah resmi memulai pembangunan proyek Griya Pekerja, hunian sewa terjangkau bagi para pekerja, yang akan direalisasikan di lima lokasi di Indonesia. Pembangunan tahap pertama ditandai dengan seremoni groundbreaking di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, pada selasa (4/11/2025).

Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk mendukung kesejahteraan pekerja melalui penyediaan hunian layak dan terjangkau.

banner 336x280

“Insyaallah akan ada di lima titik pembangunan. Hari ini kita saksikan salah satu titik di Pasar Minggu, Jakarta. Selanjutnya empat titik lain akan dibangun di Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Barat,” ujar Pramudya dalam konferensi pers di Jakarta.

Ia menambahkan, pembangunan di wilayah Jawa Barat akan menjadi prioritas pada 2026, disusul Jawa Timur, dan terakhir di Banten. Seluruh proyek Griya Pekerja ditargetkan rampung pada tahun 2029 dengan kapasitas hingga 10.000 pekerja di setiap kawasan.

Hunian Griya Pekerja dirancang dalam bentuk rumah susun sewa (rusunawa), dengan masa sewa maksimal tiga tahun. Skema ini diharapkan menjadi “rumah transit” bagi pekerja sebelum memiliki hunian permanen.

“Sesuai dengan peraturan pemerintah, Griya Pekerja berbentuk rumah sewa. Harapannya menjadi terminasi pertama bagi pekerja menyiapkan hunian permanen, sambil menekan biaya hidup karena lokasinya dekat dengan kawasan industri dan transportasi umum,” jelas Pramudya.

Meski tarif sewa belum diumumkan secara resmi, Pramudya mencontohkan proyek serupa di Batam yang mematok harga antara Rp800 ribu hingga Rp1,2 juta per bulan.

Selain lokasi yang strategis, kriteria penghuni Griya Pekerja juga telah ditetapkan. Pekerja harus merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, berasal dari perusahaan yang tertib membayar iuran, serta memiliki penghasilan di bawah batas maksimum yang akan diumumkan kemudian.

“Pendaftaran akan dilakukan dengan sistem first in first out. Begitu pembangunan selesai, kami akan segera membuka pendaftaran bagi pekerja yang memenuhi kriteria,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol, Multanti, menyampaikan dukungan penuh terhadap program Griya Pekerja yang digagas BPJS Ketenagakerjaan bersama pemerintah. Ia menilai inisiatif ini sebagai langkah nyata menjawab kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi para pekerja, khususnya di kota besar dengan biaya hidup tinggi.

Menurutnya, ketersediaan hunian yang dekat dengan pusat aktivitas pekerjaan sangat strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja secara menyeluruh.

“Kami melihat Griya Pekerja ini bukan hanya proyek fisik, tapi juga program sosial yang membawa dampak langsung bagi pekerja dan keluarganya. Dengan lokasi yang dekat kawasan industri dan transportasi umum, pekerja bisa menekan biaya transportasi dan pengeluaran harian,” ujar Multanti.

Ia menambahkan, konsep hunian transit selama tiga tahun yang diterapkan juga sejalan dengan upaya mendorong pekerja untuk lebih mandiri dan mempersiapkan kepemilikan rumah permanen di masa depan.

Multanti juga menjelaskan, kehadiran Griya Pekerja menunjukkan bahwa manfaat layanan BPJS Ketenagakerjaan kini tidak hanya terbatas pada program perlindungan utama seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kehilangan Pekerja (JKP)

Program ini menjadi bentuk perluasan manfaat layanan tambahan yang memberikan dampak nyata terhadap kualitas hidup peserta. Dengan adanya hunian sewa yang terjangkau, pekerja dapat lebih mudah mengalokasikan pendapatannya untuk tabungan jangka panjang dan perencanaan kepemilikan rumah sendiri.

“Kami optimis Griya Pekerja akan menjadi solusi nyata bagi pekerja dalam mendapatkan hunian yang layak, strategis, dan terjangkau. BPJS Ketenagakerjaan di tingkat kantor cabang siap mendukung penuh melalui sosialisasi, pemberian informasi, dan pendampingan kepada perusahaan serta pekerja yang ingin mendaftar sebagai calon penghuni,” tutup Multanti. (adi/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *