Bogor, Pelita Baru
Bupati Rudy Susmanto menegaskan, cita-cita pembangunan Kabupaten Bogor tidak akan terwujud jika hanya dilakukan pemerintah. Menurutnya, butuh kebersamaan antar elemen masyarakat untuk berkerja keras, disiplin dan berani bergerak membangun Bumi Tegar Beriman yang aman, nyaman dan sejahtera.
“Kalau ingin Bogor maju, jangan hanya menjadi penonton. Jadilah bagian dari perubahan,” ajak Bupati Rudy dalam beberapa kesempatan, dikutip Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, dengan wilayah yang luas, jumlah penduduk yang besar, serta persoalan yang kompleks, pemerintah daerah tidak bisa sendirian membangun Kabupaten Bogor. Butuh kekompakan dan semangat gotong royong harus menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Pemerintah daerah membutuhkan dukungan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Bogor yang lebih baik,” ujar Rudy lagi.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk tidak berhenti bermimpi dan berharap terhadap masa depan daerah. Menurutnya, cita-cita besar untuk membangun Bogor hanya dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk bergerak.
Rudy juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak takut memiliki cita-cita besar untuk daerahnya. Menurutnya, kontribusi terhadap pembangunan dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari pendidikan, kreativitas, kewirausahaan, kegiatan sosial, menjaga lingkungan, hingga berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan ruang digital secara bijak dengan menyebarkan informasi positif dan menjaga persatuan. “Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong pelayanan publik yang cepat, tepat, profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat,” sebutnya.
Di sisi lain, Rudy juga berharap, masyarakat diharapkan tetap aktif memberikan kritik, melakukan pengawasan, serta menyampaikan masukan terhadap jalannya pembangunan.
Bogor tidak akan berubah hanya karena banyak orang berharap.
Perubahan membutuhkan kemauan seluruh elemen masyarakat untuk bergerak dan bekerja bersama.
“Kekuatan terbesar bukan kekuatan fiskal, melainkan kolaborasi dan sinergi. Membangun Bogor tidak bisa sendirian. Ini tanggung jawab kita bersama agar Kabupaten Bogor semakin maju dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tandasnya. (duan/*)












