Tak Ada Alun Alun, Jembatan Lukut Jadi tempat Ngabuburit

oleh
banner 468x60

Bogor, pelitabaru.com – Jembatan Lukut di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menjadi spot favorit warga untuk ngabuburit saat bulan Ramadan.

Namun, di balik kesenangan itu, tersembunyi masalah yang perlu diatasi. Ramainya warga yang menunggu waktu berbuka puasa membuat akses di sekitar jembatan tersendat, dan pedagang musiman mengambil kesempatan untuk menjajakan dagangan mereka.

banner 336x280

“Kalau Ramadan hampir tiap sore pasti ramai. Banyak yang datang cuma buat lihat sungai sama nunggu magrib bareng teman-teman,” ungkap warga sekitar, Pardi kepada wartawan kemarin.

Namun, warga lainnya, Siti (34), mengungkapkan kekhawatirannya dan berharap ada penataan di wilayah tersebut.

“Seru sih, jadi ada hiburan gratis. Tapi kadang macet juga, apalagi kalau sudah mendekati waktu buka. Kami butuh penataan yang lebih baik,” katanya.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Ketua Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Hamdan Yuwafi, mendesak pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang publik yang lebih representatif, seperti alun-alun kecamatan.

“Kami tidak hanya butuh tempat nongkrong, tapi juga ruang publik yang nyaman dan tertata. Alun-alun kecamatan bisa menjadi icon kecamatan dan wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang,” kata Hamdan.

Hamdan berharap pemerintah dapat merealisasikan pembangunan alun-alun sebagai ruang interaksi publik yang nyaman dan tertata.

“Dengan begitu, aktivitas masyarakat, baik sosial, budaya, maupun ekonomi, bisa terpusat tanpa mengganggu akses jalan utama. Jangan biarkan Jembatan Lukut menjadi simbol kesenangan ngabuburit yang terabaikan,” katanya. (Fex)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *