Prabowo Bakal Keluarkan Taklimat

oleh
banner 468x60

Jakarta, Pelita Baru

Presiden Prabowo Subianto segera mengeluarkan taklimat kepada masyarakat Indonesia. Taklimat tersebut dimaksudkan untuk memberikan penjelasan langsung kepada publik terkait berbagai isu strategis, mulai dari energi, pangan, hingga dinamika geopolitik global.

banner 336x280

“Tentu rencana beliau memberikan pernyataan kepada masyarakat ini masih didiskusikan formatnya seperti apa, lalu template-nya seperti apa, masih dalam diskusi,” kata Staf Khusus Kepala Staf

Kepresidenan, Timothy Ivan Triyono dikutip dari siaran Garuda TV, Kamis (12/3/2026).

Ivan pun memberi bocoran, presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan ingin menyampaikan pandangannya mengenai situasi nasional maupun global kepada masyarakat.

Salah satu perhatian presiden adalah maraknya disinformasi di media massa dan media sosial. Banyak potongan pernyataan Presiden atau pejabat negara yang dipelintir menjadi klip berita palsu sehingga menyesatkan publik.

Melalui taklimat tersebut, presiden juga akan menjelaskan sejumlah isu aktual, antara lain terkait Board of Peace (BoP), perjanjian dagang Indonesia dengan Amerika Serikat, capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga situasi energi di tengah konflik di Timur Tengah. “Tentu poin-poin itulah yang akan disampaikan Bapak Presiden,” ujar Ivan.

Ia menambahkan, format taklimat masih disiapkan tim presiden. Penyampaiannya dapat berupa monolog presiden, dialog dengan pemimpin redaksi media, diskusi bersama podcaster, hingga melibatkan influencer.

Ivan menegaskan taklimat tersebut juga menjadi upaya presiden menjawab berbagai kritik sekaligus menangkal DFK atau disinformasi, fitnah, dan kebencian yang beredar di ruang publik.

Ia mencontohkan sejumlah meme dan potongan video yang menyebut cadangan energi Indonesia hanya cukup untuk 20 hari sehingga masyarakat akan “naik unta”. “Ini semua sesuatu yang sangat menyesatkan,” tegas Ivan.

Menurutnya, pemerintah saat ini berada pada jalur yang tepat untuk mencapai swasembada solar pada 2026. Selain itu, cadangan energi nasional dinilai cukup, sementara kondisi pangan juga aman.

Indonesia saat ini bahkan mengalami surplus beras sekitar 17 juta ton. Selain beras, komoditas seperti jagung dan cabai rawit juga disebut telah mencapai swasembada. Taklimat tersebut juga dimaksudkan untuk menenangkan masyarakat di tengah situasi global yang tidak menentu, termasuk konflik di Timur Tengah.

“Presiden ingin masyarakat fokus merayakan Idulfitri dengan khidmat dan rasa kekeluargaan,” kata Ivan.

Terlepas dari itu, yang pasti, Prabowo sendiri memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas nasional tetap aman. Hal itu terkuak dalam pertemuannya dengan Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Dalam pertemuan itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pemerintah memastikan stok BBM dan gas mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Pemerintah terus memantau perkembangan harga energi global serta menyiapkan langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali,” ujar Teddy.

Selain membahas stabilitas energi, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Ia meminta percepatan program swasembada energi guna mengurangi ketergantungan pada pasokan energi global.

Presiden juga mendorong digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui uji coba sistem digital dalam penyaluran bantuan sosial untuk meningkatkan efisiensi belanja negara.

Di sisi lain, Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika global agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan stok BBM tetap tersedia di seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian berlebihan

Menurut Bahlil, produksi dan distribusi BBM terus berjalan sesuai standar stok operasional pemerintah. Ia menjelaskan kapasitas tangki timbun BBM di dalam negeri sekitar 25 hari, sedangkan stok yang tersedia saat ini sekitar 23 hari.

“Angka tersebut menunjukkan kapasitas tampung, bukan berarti stok akan habis dalam 23 hari,” jelas Bahlil.

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan juga memastikan stok bahan pangan untuk masyarakat tanah air aman untuk lebaran bahkan setahun ke depan. Ia menegaskan, pangan RI tidak terpengaruh perang Timur Tengah lantaran tidak ada impor dari negara-negara yang berkonflik.

Zulhas mengatakan harga pangan jelang lebaran masih cukup stabil meski ada beberapa komoditas mengalami kenaikan, seperti telur.

“Pangan, pangan kita stok cukup, harga terjangkau. Bahkan menjelang seminggu, 10 hari menjelang lebaran ini justru cenderung turun seperti cabai ya. Memang telur agak naik tapi masih di dalam batas harga acuan, masih acuan,” ujar Zulhas di Kantor DPP PAN, Kamis, 12 Maret.

“Jadi masih stabil walaupun naik tapi masih dalam acuan. Memang yang mahal sekali cabai, tapi sekarang dari Rp150 (per kilogram), 120, sekarang mungkin sudah 90 ribuan,” sambungnya.

Ketua Umum PAN itu pun memastikan, stok pangan Indonesia tidak akan terpengaruh perang Iran vs Amerika Serikat-Israel dan sekitarnya lantaran RI tidak mengimpor pangan dari negara di Timur Tengah. Ia menekankan Indonesia sudah masuk swasembada pangan untuk beberapa komoditas utama.

“Jadi semua aman walaupun ada perang di Timur Tengah, pangan kita tidak terpengaruh karena kita tidak ada impor pangan dari Timur Tengah,” kata Zulhas.

“Kita swasembada beras, swasembada jagung, ayam, ikan sudah ya. Yang kita impor gandum, gandum tidak dari Timur Tengah tapi dari Eropa dan Kanada ya,” imbuhnya.

Bukan hanya jelang lebaran, Zulhas memastikan stok pangan RI aman hingga satu tahun ke depan. Ia meminta masyarakat tidak khawatir akan adanya kekurangan bahan pangan di tengah situasi geopolitik saat ini. “Cukup setahun ya,” pungkasnya. (fuz/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *