Bekasi, Pelitabaru.com – Penanaman pohon di TPST Bantargebang dan TPA Sumur Batu yang kita lakukan ini bisa menjadi contoh positif, agar tempat pembuangan sampah itu bisa tetap hijau dan menjadi perhatian Pemkot Bekasi, sehingga ke depannya Pemkot Bekasi. mampu memberikan kebijakan yang signifikan dalam memperbaiki kondisi lingkungan di Bantargebang. Sehingga masyarakat disekitar pembuangan sampah tersebut tidak dikorbankan dan mereka harus diperhatikan.
Demikian antara lain disampaikan Ketua Komisi II DPD Kota Bekasi, Latu Har Hary, S.Sn usai menerima audensi aliansi masyarakat peduli lingkungan, Kamis (20/11/25)
Menurut ketua Komisi II, Latu Har Hary, tindakan penghijauan tersebut sangat positif, walaupun di lokasi TPA Bantargebang nantinya pemerintah pusat juga akan menangani lokasi sampah Bantargebang. Namun, penanaman pohon dilokasi tersebut tidak bersinggungan, karena pohon yang kita tanam tidak akan menganggu lokasi TPST dan TPA tersebut.
“Pengjiauan ini bisa menjadi contoh terhadap instasi lain dan bila penghijauan itu bisa dilakukan berkisinambungan, hasilnya akan dapat dirasakan manfaatnya. Minimal lokasi Bantargebang akan hijau dan dapat pula memperbaiki kualitas air bawah tanah nantinya,” jelasnya.
Menurut pengamatan, kegiatan menanam seribu pohon yang dilakukan anggota DPRD Kota Bekasi, bersama aliansi masyarakat peduli lingkungan berjalan lancar. Bahkan masyarakat sekitar lokasi penanaman seribu pohon ini, sangat antusias mengikuti kegiatan penanaman pohon tersebut. (adv/setwan)
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Penanaman Pohon TPA Bisa Menjadi Contoh Positif











