Bekasi, Pelitabaru.com – Terkait kondisi sejumlah halte modern yang baru dibangun setahun lalu, tetapi kini kondisi halte tersebut mengalami kerusakan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan penjelasan terkait kondisi halte modern yang rusak tersebut.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti dalam keterangannya kepada wartawan, mengatakan, melihat kondisi halte modern yang dibangun Dishub ada yang rusak, kita akan minta klarifikasi kondisi halte yang rusak itu.
“Proyek pembuatan halte modern tersebut biayanya cukup besar, namun sangat disayangkan kualitasnya tidak sesuai harapan,” tegasnya.
Menurut Evi, halte yang dibangun tersebut menggunakan pagu anggaran sebesar Rp80 juta untuk halte besar dan Rp135 juta untuk halte kecil. Seharusnya, dengan dana sebesar itu mampu bertahan lebih lama. Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya.
Dalam kesempatan itu Evi, juga menyoroti kurangnya pemeliharaan rutin dari pihak terkait. Infrastruktur publik seperti halte, yang berada di ruang terbuka dan rentan terhadap cuaca serta vandalism.
“Kepada masyarakat saya menghimbau agar ikut memelihara dan menjaga halte-halte yang sudah dibangun tersebut, agar tetap indah dan nyaman saat dimanfaatkan,” katanya.
Menurut pengamatan, kurangnya pengawasan dan pengamanan yang dilakukan aparat terkait di Pemkot Bekasi, sering halte tersebut dimanfaatkan untuk tidur bagi pemulung. Seperti halte bus yang berlokasi di depan SMP Negeri 2 Kota Bekasi, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas umum tersebut.(adv/sekwan)












