Bogor, Pelita Baru
Komitmen Bupati Rudy membangun Kabupaten Bogor menjadi lebih baik dan istimewa bukan sekedar isapan jempol belaka. Buktinya, orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini rela terjun langusng berkeliling desa untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, mulai dari tingkat paling bawah.
Hal itu terekam dalam giat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Puspanegara, pada Senin (12/1/2026). Kehadiran Rudy pada momentum rencana pembangunan di wilayah ini tentu bukan sekedar seremoni belaka.
Rudy ingin Musrenbang kelurahan memungkinkan warga menyampaikan kebutuhan dan harapannya secara langsung, sehingga setiap program pembangunan dapat dirancang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
“Perencanaan pembangunan bukan hanya tentang program dan anggaran, tetapi juga tentang harapan, keadilan, dan masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Bogor menerangkan bahwa proses perencanaan partisipatif ini akan berlanjut ke Musrenbang tingkat kecamatan dalam kurun waktu satu hingga dua minggu ke depan, sebelum kemudian dibahas lebih lanjut pada Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten.
“Seluruh hasilnya nantinya akan dirumuskan dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027,” tuturnya.
Sikap Rudy yang hadir pada Musrembang ini kian menguatkan komitmennya untuk membangun program prioritas yang lahir dari bawah, dirasakan manfaatnya, dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Sebelumnya, saat memimpin rapat koordinasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor belum lama ini, Rudy juga memastikan kebijakan anggaran berdampak langsung pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Rapat tersebut difokuskan pada penyamaan arah pengalokasian anggaran agar setiap program menjawab persoalan riil warga dan mendukung target pembangunan daerah.
Rudy menegaskan setiap keputusan anggaran merupakan amanah publik yang harus dipertanggungjawabkan secara administratif dan moral.
Karena itu, ia meminta seluruh anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah memastikan program yang dirancang memiliki sasaran jelas, indikator terukur, dan dampak langsung bagi masyarakat.
Arahan tersebut menekankan penggunaan anggaran untuk pelayanan dasar, penguatan infrastruktur publik, dan peningkatan kesejahteraan warga.
Rudy menyebut keselarasan perencanaan antarperangkat daerah menjadi faktor penentu agar anggaran tidak tumpang tindih dan tepat guna.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan proses perencanaan dan penganggaran berjalan transparan serta akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan luas oleh masyarakat.
Kebijakan tersebut diharapkan memastikan setiap rupiah anggaran daerah mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup warga Kabupaten Bogor. (don)












