Bupati Rudy: Tak Ada Toleransi Kelalaian Bagi SPPG

oleh -63 Dilihat
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Bupati Bogor, Rudy Susmanto dengan tegas mengingatkan, tidak ada lagi toleransi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Bogor dalam pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

banner 336x280

Sikap ini diutarakan Rudy menyusul munculnya sejumlah kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan MBG di Kabupaten Bogor. Ironisnya, akibat hal ini,ratusan siswa-siswi generasi bangsa harus menjadi korbannya.

“Tidak ada toleransi bagi kelalaian yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan penerima manfaat. Karena itu, setiap proses pelayanan harus dijalankan dengan kehati-hatian dan penuh tanggung jawab,” tegas Rudy dilansir Kamis (29/10/2026).

Karena itu, Rudy juga meminta seluruh Kepala SPPG se-Kabupaten Bogor memperkuat komitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan MBG agar program yang diusung Presiden Prabowo Subianto ini berjalan semakin baik, aman, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Rudy menyebut, keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari jangkauan penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat perlu terus melakukan evaluasi, memperkuat koordinasi, dan menyempurnakan setiap tahapan pelayanan agar makanan yang disajikan memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kesehatan.

Ia juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak, sekaligus mendorong kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaannya.

Menurut Rudy, dukungan terhadap program tersebut harus diwujudkan melalui komitmen bersama untuk terus memperbaiki kualitas pelaksanaan di lapangan. Setiap penyelenggara layanan diharapkan mengutamakan kesehatan dan keselamatan penerima manfaat, disertai pelayanan yang profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala KPPG Bogor, H. Haidir, menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Akbar ini menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan, meningkatkan koordinasi, serta menyatukan komitmen seluruh pelaksana MBG di Kabupaten Bogor.

Ia menyebutkan, Program ini juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat melalui keterlibatan tenaga relawan.

Haidir turut mengingatkan seluruh pelaksana perlu meningkatkan kewaspadaan, meninjau kembali proses pelayanan, serta memastikan setiap ketentuan dijalankan secara konsisten untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama KPPG dan seluruh SPPG berkomitmen memperkuat sinergi serta melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pelaksanaan Program MBG.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas, aman, dan bertanggung jawab sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima manfaat. (duan/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *