Bupati Rudy: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

oleh
banner 468x60

Kab Bogor, Pelita Baru

Bupati Bogor, Rudy Susmanto all out memimpin langsung penanganan kebakaran lahan pertanian yang berada di sekitar Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Selasa (8/9/2026) dini hari.

banner 336x280

Tak hanya memberi arahan, orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini juga berani mengambil langkah taktis dengan meminta dukungan dua helikopter TNI Angkatan Udara dari Lanud Atang Sendjaja dan Grup 2 Skuadron Heli untuk membantu proses pemadaman dari udara.

Rudy menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran. Ia memastikan seluruh unsur terkait akan terus bekerja hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali.

“Yang terpenting adalah satu, tidak ada korban jiwa. Masyarakat semuanya selamat. Insyaallah, mudah-mudahan api dapat segera dipadamkan,” kata Rudy.

Tak hanya itu, guna mengantisipasi kejadian berulang, Rudy juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk tidak mengirim sampah ke TPAS Galuga. Ia pun dengan tegas menutup sementara lokasi selama satu hari pada Selasa (8/9/2026). Penutupan tersebut dilakukan agar akses menuju lokasi dapat dioptimalkan untuk mobilisasi armada pemadam kebakaran dan distribusi air. Angkutan sampah juga telah diminta tidak menuju lokasi selama proses penanganan berlangsung.

“Kami meminta off satu hari kepada Pemerintah Kota Bogor. Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, pelayanan TPAS Galuga hari ini, 8 September 2026, kami tutup selama satu hari supaya seluruh akses jalan yang menuju TPAS Galuga kita optimalisasi untuk distribusi air dan akses tim pemadam kebakaran,” jelas Rudy.

Rudy juga memastikan penanganan akan terus dilakukan sampai seluruh lokasi dinyatakan aman. “Kita tuntaskan sampai aman dan terkendali. Terima kasih untuk seluruh tim yang terus berjuang di lapangan,” ungkapnya.

Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah membangun parit pembatas antara lahan pertanian dengan area TPAS. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perambatan api ke wilayah lainnya.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kebakaran tersebut diketahui berasal dari lahan pertanian yang lokasinya bersebelahan dengan kawasan TPAS Galuga, bukan dari area tempat pembuangan sampah.

Titik api mulai terpantau sekitar pukul 16.00 WIB dan kemudian membesar hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Kobaran api dan asap yang membumbung tinggi membuat proses penanganan cukup menantang, terlebih sejumlah titik berada di lokasi yang sulit dijangkau.

Rudy menjelaskan, kondisi api sempat cukup besar sekitar tengah malam. Namun, kesigapan tim gabungan yang terdiri atas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI, Polres Bogor, serta unsur terkait lainnya berhasil membuat kobaran api mulai terkendali sekitar pukul 03.30 WIB.

“Di jam 12 malam tadi api memang kondisinya cukup besar, terlihat asap yang membumbung cukup tinggi. Alhamdulillah, karena kesigapan seluruh rekan-rekan dari tim yang ada, kami dibantu Polres Bogor, TNI, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta seluruh rekan-rekan lainnya yang turun bersama-sama,” ujar Rudy.

Meski kobaran utama berhasil dikendalikan, sejumlah titik api masih memerlukan penanganan dan pendinginan. Kondisi ini menjadi perhatian karena kawasan TPAS memiliki kandungan gas metana yang dapat memicu kembali munculnya api apabila bara yang tersisa tidak ditangani secara menyeluruh.

Untuk mempercepat pemadaman, Pemkab Bogor mengerahkan operasi terpadu melalui jalur darat dan udara. Selain armada pemadam kebakaran dan water cannon, penanganan dari udara dilakukan dengan dukungan dua helikopter TNI Angkatan Udara dari Lanud Atang Sendjaja dan Grup 2 Skuadron Heli
Terlepas dari itu, Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan. (duan/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *