Bupati Rudy Bikin Dagangan UMKM Laris Manis

oleh
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sekali lagi menunjukan kebijakan yang pro rakyat. Tak tanggung-tanggung, inisiatif menyelenggarakan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di sejumlah titik videotron milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membuat dagangan para UMKM di sekitarnya laris manis.

banner 336x280

Didin (32), seorang pedangan kopi starling sebutan pedagang kopi keliling menggunakan sepeda, mengaku ketiban rezeki nomplok. Dagangannya laku terjual meski ia harus dua kali bolak balik kerumah untuk mengambil kembali dagangannya di sela-sela nobar saat Car Free Day (CFD), Minggu (5/7/2026).

“Alhamdulillah, saya dua kali bolak balik ambil dagangan karena laku ada nobar dan CFD. Terima kasih pak Bupati atas kebijakannya, dagangan saya jadi laku,” kata pria yang mengaku tinggal di Cilebut itu.

Diketahui, CFD di Jalan Raya Tegar Beriman kali ini memang nampak beda dibanding sebelumnya. Sebab, giat kali ini diwarnai dengan nobar pertandingan Piala Dunia melalui videotron milik Pemkab Bogor.

Sejumlah warga tampak berkumpul di kawasan alun-alun. Selain berolahraga dan beraktivitas bersama keluarga, sebagian warga menyaksikan pertandingan Piala Dunia.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto sendiri mengaku, penyelenggaraan nobar pertandingan Piala Dunia melalui videotron milik Pemkab Bogor merupakan salah satu upaya mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Rudy, program tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi melalui aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kegiatan nonton bareng ini bukan sekadar kegiatan menonton bersama. Lebih dari itu, kami ingin menciptakan pergerakan ekonomi di tengah masyarakat. Karena itu, kami menyelenggarakan nonton bareng Piala Dunia dengan memanfaatkan seluruh videotron yang dimiliki Pemkab Bogor, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, perkantoran, maupun instansi vertikal,” kata Rudy.

Ia menjelaskan, pemanfaatan videotron sebagai sarana nobar merupakan bagian dari pengembangan ruang publik yang dilakukan Pemkab Bogor. Menurutnya, pemerintah daerah akan berupaya memperluas penyediaan fasilitas serupa secara bertahap di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

“Program ini juga menjadi bagian dari transformasi kami dalam menghadirkan ruang-ruang publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Memang belum seluruh wilayah terjangkau, tetapi secara bertahap akan kami upayakan agar tersedia di seluruh Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Rudy mengatakan, setiap malam saat pertandingan Piala Dunia berlangsung, Alun-Alun Kabupaten Bogor menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Setiap malam, terutama saat ada pertandingan Piala Dunia, masyarakat datang bersama keluarga. Mereka membawa tikar dan menikmati pertandingan bersama. Apalagi bertepatan dengan libur sekolah sehingga anak-anak juga bisa ikut meramaikan,” katanya.

Ia menambahkan, kawasan nobar juga dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk berjualan. Menurutnya, hal itu diharapkan dapat membantu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Rudy juga mengimbau masyarakat dan para pedagang untuk menjaga kebersihan area publik agar fasilitas yang tersedia tetap nyaman digunakan.

“Kami mempersilakan para pelaku UMKM untuk berjualan di sekitar lokasi. Harapannya, setelah selesai berdagang, mereka bersama-sama menjaga kebersihan area. Dengan begitu, para pedagang mendapatkan rezeki, masyarakat memiliki ruang untuk berkumpul bersama keluarga, dan semangat olahraga melalui Piala Dunia dapat dirasakan bersama di Kabupaten Bogor,” ujarnya. (duan/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *