Jakarta, Pelita Baru
Ditengah ragam polemik politik yang tengah terjadi di dalam negeri, hubungan internasional yang dirajut Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, semakin mesra.
Hal itu terlihat dari sinyal dari Putin sendiri yang dipublikasikan situs resmi Kremlin, dikutip Minggu (23/8/2026). Dalam pesannya Putin menyebutkan Indonesia telah mencapai prestasi yang diakui secara universal di bidang ekonomi dan sosial. Indonesia kata Putin, juga telah memiliki rasa hormat yang pantas di panggung global.
Lebih jauh, Putin juga menyebutkan hubungan antara Rusia dan Indonesia juga terus berkembang sangat sukses, sebagaimana dibuktikan oleh kontak produktif kami dengan Anda.
“Tidak diragukan lagi, kami akan melanjutkan upaya bersama yang konstruktif untuk lebih memperluas kemitraan yang saling menguntungkan – baik secara bilateral maupun dalam kerangka BRICS, Dialog Rusia-ASEAN, dan format internasional lainnya,” ujar Putin dalam suratnya.
Dirinya juga meyakini dialog yang dilakukan antara kedua negara sepenuhnya dilakukan untuk melayani kepentingan rakyat yang bersahabat dan berkontribusi pada penguatan keamanan dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik dan di seluruh dunia.
“Saya berharap Anda selalu sehat dan sukses dalam upaya kenegaraan Anda, dan kepada seluruh warga negara Indonesia – kebahagiaan dan kemakmuran. Dan, tentu saja, saya menantikan pertemuan kita di Vladivostok pada awal September,” tulis Putin di akhir suratnya.
sebelumnya, Putin juga menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Prabowo Subianto atas peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada, Senin (17/8/2026). “Yang terhormat Bapak Presiden, izinkan saya menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas perayaan hari libur nasional, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Putin seperti dilansir dari Sputnik News.
Ia menyatakan bahwa hubungan antara Rusia dan Indonesia berkembang dengan sangat baik, dibuktikan oleh kerjasama produktif yang telah terjalin. “Dan kami pasti akan melanjutkan kerja sama konstruktif kami untuk semakin memperkuat hubungan kemitraan yang saling menguntungkan, baik secara bilateral maupun dalam kerangka kelompok BRICS, dialog Rusia–ASEAN, dan struktur internasional lainnya,” ucap Putin.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto sendiri memang telah beberapa kali mengadakan pertemuan langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, termasuk kunjungan bilateral penting di Istana Kremlin pada 13 April 2026 dan bulan Juni guna mempererat hubungan diplomatik dan strategis antarkedua negara.
Kala itu, keduanya membahas penguatan kerja sama di bidang energi (termasuk pasokan minyak dan migas), ekonomi, perdagangan, pertanian, pendidikan, hingga dinamika situasi geopolitik global.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya hubungan bilateral yang makin intensif dalam beberapa bulan terakhir. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa komunikasi antara kedua negara menunjukkan perkembangan yang produktif dan saling menguntungkan.
“Saya sudah jumpa dengan banyak delegasi dari Rusia di Jakarta, dan juga di Moskow baru saja saya ketemu beberapa pejabat dari Rusia, dan beberapa perusahaan dari Rusia. Saya sangat berterima kasih karena perbicaraannya sangat produktif,” ucap Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia terhadap berbagai kepentingan strategis Indonesia, termasuk dalam proses aksesi Indonesia ke kelompok ekonomi global BRICS. Menurut Presiden Prabowo, dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional.
“Dalam beberapa hal yang sangat penting bagi Indonesia, Presiden Putin mendukung dan memberi dukungan kepada keperluan-keperluan Indonesia,” lanjut Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa sejumlah kesepakatan kerja sama yang telah dibahas sebelumnya kini menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor. “Hampir semua bidang yang kita sepakati beberapa bulan yang lalu mengalami kemajuan yang pesat. Ada satu-dua yang perlu kita percepat, saya akan segera menangani sendiri,” tegasnya.
Selain membahas kerja sama bilateral, Presiden Prabowo menekankan pentingnya konsultasi strategis dengan Rusia dalam menghadapi perubahan geopolitik global yang berlangsung cepat. Indonesia memandang Rusia sebagai mitra penting yang memiliki peran konstruktif dalam menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian dunia.
“Saya juga datang untuk konsultasi, karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat. Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini,” ucap Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo turut menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mempererat kerja sama dengan Rusia, terutama di sektor ekonomi dan energi sebagai pilar utama hubungan kedua negara ke depan. Presiden Prabowo menyatakan bahwa sinergi yang makin kuat di bidang tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua negara. “Kalau bisa kita terus mempererat kerja sama, terutama di bidang ekonomi dan energi,” tuturnya.
Pertemuan di Kremlin ini menegaskan arah baru kemitraan Indonesia–Rusia yang lebih strategis, konkret, dan relevan dalam menjawab tantangan global masa kini. (fuz/*)












