Presiden Sidak Stok Beras

oleh
Teddy Indra Wijaya
banner 468x60

Jakarta, Pelita Baru

Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Hal itu dilakukan guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi cadangan pangan nasional.

banner 336x280

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan inspeksi dilakukan atas inisiatif langsung Presiden untuk memastikan kondisi stok pangan, khususnya beras.

“Presiden ingin memastikan secara langsung bahwa cadangan pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman dan siap didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kompleks Gudang Bulog Danurejo diketahui memiliki dua unit bangunan dengan total kapasitas 7.000 ton dan saat ini terisi penuh.

Kondisi tersebut menunjukkan kesiapan stok dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang. Selain memastikan ketersediaan, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kualitas beras serta memastikan distribusi berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

“Selain ketersediaan, kualitas beras harus tetap terjaga dan distribusinya harus tepat agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Teddy.

Ia menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pemerintah, lanjutnya, akan terus memastikan ketersediaan bahan pangan pokok sebagai kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik.

Sebelumnya, Prabowo langsung menggelar Rapat Terbatas (Ratas) bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih setibanya di Tanah Air usai lawatan ke Rusia dan Prancis, pada Kamis (16/4/2026).

Rapat tersebut menjadi langkah cepat pemerintah untuk memastikan kesinambungan agenda strategis nasional sekaligus menindaklanjuti hasil kerja sama internasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya menyampaikan bahwa rapat dihadiri oleh sejumlah menteri, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Luar Negeri, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sekretaris Kabinet, serta Chief Technology Officer (CTO) Danantara.

“Sepulang dari lawatan kenegaraan ke Rusia dan Prancis, Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Terbatas yang dihadiri oleh sejumlah anggota Kabinet Merah Putih,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulis yang diunggah pada Jumat (17/4/2026).

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan implementasi program-program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah. Fokus pembahasan mencakup sektor pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, hingga pemanfaatan sampah menjadi energi sebagai bagian dari upaya transformasi ekonomi berkelanjutan.

“Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi,” ungkap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menegaskan bahwa rapat ini juga menjadi forum strategis untuk mengintegrasikan hasil diplomasi Presiden Prabowo selama kunjungan luar negeri ke dalam kebijakan domestik yang konkret dan terukur.

“Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional ke depan,” tegasnya.

Rapat terbatas ini sekaligus menunjukkan arah kepemimpinan Presiden Prabowo yang responsif, terukur, dan berorientasi pada hasil serta memastikan bahwa setiap peluang dari global benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat Indonesia. (adi)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *