DPR RI Imbau Pemudik Tak Gunakan Motor

oleh
Syaiful Huda
banner 468x60

Jakarta, Pelita Baru

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menyoroti tingginya angka kecelakaan pemudik pengguna sepeda motor dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya, berdasarkan catatannya sejak 2022 hingga 2025, sebanyak 75,9 persen kecelakaan mudik dialami oleh pengguna sepeda motor. Angka tersebut setara dengan 179.566 pemudik.

banner 336x280

“Saya mencatat sejak tahun 2022 hingga tahun 2025 yang lalu ada presentasi yang cukup tinggi sekali dimana tingkat kecelakaan mudik 75,9 persen itu kecelakaan yang dialami oleh para pengguna sepeda motor,” ujar Huda dalam agenda Diskusi Dialektika Demokrasi yang bertema ‘Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman’ bersama Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) dengan Biro Pemberitaan DPR RI di ruang Abdul Muis, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Lebih lanjut, ia menilai perlu adanya langkah intervensi serius dari pemerintah untuk menekan angka kecelakaan tersebut. Salah satu opsi yang diusulkan adalah pembatasan pemudik yang menggunakan sepeda motor, khususnya yang membawa keluarga, dengan mengkonversinya ke program mudik gratis menggunakan moda transportasi lain seperti bus atau kereta api.

Apalagi, menurutnya, kebijakan pelarangan total belum memungkinkan dilakukan. Namun, pembatasan dengan solusi alternatif berupa fasilitas angkutan gratis dinilai lebih realistis dan tetap berpihak pada masyarakat. “Kalau pengguna sepeda motor bisa dikonversi dan difasilitasi dengan angkutan gratis, maka secara otomatis akan mengurangi potensi kecelakaan,” tegasnya.

Dirinya juga menyoroti kelompok usia yang paling rentan mengalami kecelakaan, yakni 17 hingga 25 tahun dengan persentase mencapai 28,54 persen. Selain itu, terdapat pula kasus pengendara di bawah usia 17 tahun yang turut terlibat dalam arus mudik menggunakan sepeda motor bersama keluarganya.

Menilai fenomena tersebut, ia mengingatkan seluruh pihak terkait memberikan perhatian serius karena menyangkut keselamatan generasi muda. Mengakhiri pernyataan, ia ingin sinergi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan dapat menghasilkan kebijakan konkret untuk menekan risiko kecelakaan, sehingga pelaksanaan Mudik 2026 dapat berlangsung lebih aman bagi seluruh masyarakat.

“Kita tidak boleh mempertaruhkan masa depan anak-anak muda kita karena kecelakaan yang sebenarnya bisa dicegah,” pungkasnya.

Selain itu, Syaiful Huda juga menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur jalan, khususnya jalur arteri, sebagai prioritas utama dalam persiapan Mudik Lebaran 2026. Sebab itu, ia meminta kementerian terkait memastikan agar jalan-jalan yang berlubang akibat beban kendaraan besar segera diperbaiki sebelum arus mudik dimulai agar tidak menghambat mobilitas masyarakat.

“Di PU (Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia) misalnya kami minta jalan arteri yang berlubang-lubang karena faktor selalu dilewati oleh truk-truk besar, kita ingin itu betul-betul diantisipasi dan diperbaiki. Kami nanti setelah masuk masa sidang tanggal 9 akan kami undang, sudah sampai berapa persen yang sudah bisa diperbaiki dari lubang-lubang jalan ini,” ujar Huda.

Politisi Fraksi PKB ini juga menjelaskan bahwa evaluasi penyelenggaraan mudik tahun lalu harus menjadi dasar utama untuk meningkatkan pelayanan tahun ini. Selain masalah infrastruktur, ia juga menyoroti pentingnya efektivitas program mudik gratis melalui sistem pendaftaran satu akun (single account) guna mencegah kursi kosong akibat pendaftaran ganda di berbagai tempat.

“Target rencana untuk memberi fasilitasi mudik gratis, kita minta supaya semua bangku terisi dengan baik. Itu artinya harus melibatkan semua stakeholder, termasuk single account sebenarnya, supaya jangan sampai ada yang daftar di berbagai tempat akhirnya ketersediaan kursi kita kosong,” tegasnya.

Lebih lanjut, Huda turut mengapresiasi kebijakan penurunan harga tiket pesawat yang tahun ini mencapai angka diskon 18 persen. Ia juga mengingatkan pihak kepolisian untuk memperketat pengawasan terhadap kendaraan tidak layak atau ‘mobil zombie’ melalui berbagai checkpoint, serta meminta BMKG terus memperbarui informasi cuaca terkait potensi banjir rob di sejumlah titik jalur mudik.

“BMKG sudah mengupdate bahwa dalam masa mudik ini cuaca kita akan hujan. Karena itu harus diantisipasi titik banjir termasuk banjir rob di beberapa tempat termasuk potensi jalan licin. Update ini perlu terus nyampe ke para calon pemudik kita,” pungkasnya.

akil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan seluruh stakeholder dalam memastikan mudik 2026 berjalan aman, nyaman, dan tertib.

Menurutnya, salah satu fokus utama adalah meminimalisir keterlambatan atau delay penerbangan yang sering terjadi di berbagai bandara di Indonesia. “Begitu terjadi delay pada pesawat-pesawat di berbagai bandara, ini menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani,” ujar Huda.

Selain itu, ujarnya, Komisi V DPR RI juga menyoroti isu rate check untuk memastikan tarif transportasi tetap transparan dan terjangkau. Baginya, langkah ini dianggap penting untuk mencegah praktik angkutan ilegal atau yang kerap disebut ‘angkutan zombie’, yakni kendaraan yang beroperasi tanpa izin dan berisiko membahayakan penumpang.

Huda juga menegaskan, sinergi lintas pemerintah, operator transportasi, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama agar mudik tahun ini dapat berlangsung lancar. Koordinasi ini, paparnya, mencakup pengawasan transportasi darat, laut, maupun udara, serta penerapan teknologi untuk memantau arus penumpang dan kendaraan.

Menutup pernyataan, melalui kolaborasi ini, Komisi V DPR RI berharap setiap kebijakan dan langkah yang diambil dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang melakukan mudik. (din)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *