Bupati Rudy Kejar Hutan Kota Setiap Kecamatan

oleh
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Bupati Bogor, Rudy Susmanto merespon cepat tantangan perubahan iklim global dengan membangun hutan kota di setiap kecamatan yang ada di Bumi Tegar Beriman. Rencana ini pun bukan sekedar program lips service atau basa-basi belaka.

banner 336x280

Buktinya, Bupati Rudy menerbitkan Instruksi Bupati Nomor: 100.4.4.2/910-DLH tentang Percepatan Program Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di Setiap Kecamatan yang ditandatangani pada 31 Desember 2025.

Menariknya, langkah ini bukan sekedar imbauan tapi juga kebijakan yang berpijak pada dasar hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Instrumen Nilai Ekonomi Karbon.

“Program ini adalah gerakan bersama. Saya instruksikan seluruh elemen untuk mengedepankan prinsip gotong royong agar Kabupaten Bogor kembali hijau dan lestari,” tegas Bupati Bogor, Rudy Susmanto dikutip Kamis (29/1/2026).

Lebih lanjut, Bupati menyebut, langkah tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi pembangunan daerah tahun 2025, guna memastikan kesiapan penuh seluruh perangkat daerah dalam pelaksanaan program pada tahun anggaran 2026.

Sebagai bukti dari komitmen kuat program ini, Bupati pun menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai koordinator utama yang bertanggung jawab atas pengendalian, pelaporan bulanan, serta fasilitasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan mitra strategis seperti PTPN I Regional 2 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa.

Sedangkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berperan sebagai pendamping teknis dan pelaksana evaluasi lapangan, sementara para Camat diwajibkan menjadi penanggung jawab wilayah dengan menyediakan lahan minimal satu hektar hutan kota di masing-masing kecamatan serta menggalang dukungan pendanaan melalui CSR/TJSL.

Selain itu, SKPD dan BUMD ditetapkan sebagai dinas pengampu yang berkewajiban membantu penyediaan bibit, sarana, dan prasarana pendukung bagi kecamatan binaannya.

Tak hanya soal tim, Bupati juga sudah memiliki rencana matang pembangunan hutan kota yang menurut jadwal akan dimulai pada Januari 2026, dengan puncak kegiatan Penanaman Serentak se-Kabupaten Bogor pada 5 Juni 2026, bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Tak hanya itu, jenis pohon yang ditanam pun telah ditentukan secara selektif untuk memberikan manfaat ekologis dan sosial. Meliputi pohon cepat tumbuh seperti Jabon, Balsa, dan Albasia, pohon endemik sebagai identitas lokal seperti Pulai dan Kemang, serta pohon bernilai ekonomi dan konservasi, termasuk pohon buah dan pohon langka.

Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan, Pemerintah Kabupaten Bogor menerapkan pola Dinas Pengampu. Sebagai contoh, Kecamatan Cisarua dikawal langsung oleh Sekda dan DLH, Parung Panjang oleh Dinas Tenaga Kerja, serta Tenjo oleh Dinas Kesehatan. Khusus wilayah Cibinong, Satpol PP dilibatkan untuk membantu penanganan lahan yang masih diokupasi warga. (don)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *