120 Siswa SMPN 2 Kota Bekasi Gagal Ikuti TKA Tingkat Nasional

oleh
Siswa-siswi kelas 9, SMP Negeri 2, Kota Bekasi, saat mengikuti Try Out Tes Kemampuan Akademik (TO-TKA) untuk menghadapi pelaksanaan TKA Tingkat Nasional. Namun, gagal saat mengikuti tes pada sesi pertama pelaksanaan TKA ini, karena soal tes ke logout dari layar komputer.(ans)
banner 468x60

Bekasi, pelitabaru.com – Sebanyak 120 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 (SMPN 2) Kota Bekasi, gagal ikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tingkat Nasional. Pasalnya, dari seluruh peserta TKA sebanyak 477 siswa, 120 siswa diantaranya gagal mengikuti TKA tersebut. Sebab, saat pelaksanaan sesi pertama tes, komputer tidak bisa terkoneksi secara penuh, karena tiba-tiba soal tes ke logout dari layar komputer.

Humas SMP Negeri 2 Kota Bekasi, Ahmad Syamsuri, M.Pd saat dikonfirmasi masalah ini, kepada Pelita Baru, Senin (6/4/26) membenarkan adanya gangguan pada sesi pertama pelaksanaan TKA yang diikuti 120 siswa tersebut. Namun untuk pelaksanaan tiga sesi berikutnya pelaksanaan TKA lancar semuanya.

banner 336x280

Ditanya solusi masalah kegagalan pelaksanaan TKA ini, Ahmad Syamsuri menjelaskan, masalah ini sudah dilaporkan pengawas pelaksana TKA. Insyaallah pelaksanaan TKA ini akan bisa dilakukan susulan di bulan Mei 2026 mendatang.

Terkait kekhawatiran orang tua siswa terhadap waktu TKA susulan yang bersamaan bulannya dengan pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Ahmad Syamsuri menjelaskan, tentunya TKA susulan tidak akan berbenturan waktunya dengan pelaksanaan UAS. Jadi kekhawatiran tersebut tidak perlu terjadi.

“Untuk siswa kelas 9 saat ini memang waktunya untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian dan TKA Tingkat Nasional, sebab hasil ujian tersebut untuk melanjutkan pendidikan ditingkat atasnya,” jelas Ahmad Syamsuri.

Menurut Ahmad Syamsuri, dalam melaksanaan TKA Tingkat Nasional ini, SMPN 2 dalam sehari bisa melaksanakan empat sesi tes dengan demikian waktu pelaksanaan TKA bisa dipersingkat waktunya.

Pada kesempatan itu Ahmad Syamsuri menghimbau, terkait pelaksanaan TKA hari ini tentunya pihak sekolah akan berupaya mengupayakan agar anak-anak yang pada sesi pertama terkendala pada TKA,akan dilaksanakan TKA susulan di bulan Mei dan kendala hari ini, tidak dijadikan beban dan masalah yang begitu berat.

Pihak sekolah akan berupaya semaksimal mungkin dalam pelaksanaan TKA susulan nanti dan untuk pengumuman hasil TKA Tingkat Nasional ini akan sama waktunya, baik untuk tes susulan (sesi pertama tes), sesi dua, tiga maupun sesi empat.

Pengumuman hasil TKA di SMPN 2 akan dilakukan secara serentak, jadi para siswa dan orang tua harap tenang dan tidak usah kawatir”, jelasnya.

Sebagaimana diketahui, sertifikat hasil TKA Tingkat Nasional Tingkat SMP ini, bisa digunaan untuk masuk ke jenjang SMA dan SMA untuk jalur prestasi raport dan program ini merupakan program Mendikdasmen merupakan rogram pemerintah pusat. Sehingga program ini dilaksanakan pula di tingkat SD dan SMP.(ans)Bekasi, Pelitabaru.com

Sebanyak 120 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 (SMPN 2) Kota Bekasi, gagal ikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tingkat Nasional. Pasalnya, dari seluruh peserta TKA sebanyak 477 siswa, 120 siswa diantaranya gagal mengikuti TKA tersebut. Sebab, saat pelaksanaan sesi pertama tes, komputer tidak bisa terkoneksi secara penuh, karena tiba-tiba soal tes ke logout dari layar komputer.

Humas SMP Negeri 2 Kota Bekasi, Ahmad Syamsuri, M.Pd saat dikonfirmasi masalah ini, kepada Pelita Baru, Senin (6/4/26) membenarkan adanya gangguan pada sesi pertama pelaksanaan TKA yang diikuti 120 siswa tersebut. Namun untuk pelaksanaan tiga sesi berikutnya pelaksanaan TKA lancar semuanya.

Ditanya solusi masalah kegagalan pelaksanaan TKA ini, Ahmad Syamsuri menjelaskan, masalah ini sudah dilaporkan pengawas pelaksana TKA. Insyaallah pelaksanaan TKA ini akan bisa dilakukan susulan di bulan Mei 2026 mendatang.

Terkait kekhawatiran orang tua siswa terhadap waktu TKA susulan yang bersamaan bulannya dengan pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Ahmad Syamsuri menjelaskan, tentunya TKA susulan tidak akan berbenturan waktunya dengan pelaksanaan UAS. Jadi kekhawatiran tersebut tidak perlu terjadi.

“Untuk siswa kelas 9 saat ini memang waktunya untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian dan TKA Tingkat Nasional, sebab hasil ujian tersebut untuk melanjutkan pendidikan ditingkat atasnya,” jelas Ahmad Syamsuri.

Menurut Ahmad Syamsuri, dalam melaksanaan TKA Tingkat Nasional ini, SMPN 2 dalam sehari bisa melaksanakan empat sesi tes dengan demikian waktu pelaksanaan TKA bisa dipersingkat waktunya.

Pada kesempatan itu Ahmad Syamsuri menghimbau, terkait pelaksanaan TKA hari ini tentunya pihak sekolah akan berupaya mengupayakan agar anak-anak yang pada sesi pertama terkendala pada TKA,akan dilaksanakan TKA susulan di bulan Mei dan kendala hari ini, tidak dijadikan beban dan masalah yang begitu berat.

Pihak sekolah akan berupaya semaksimal mungkin dalam pelaksanaan TKA susulan nanti dan untuk pengumuman hasil TKA Tingkat Nasional ini akan sama waktunya, baik untuk tes susulan (sesi pertama tes), sesi dua, tiga maupun sesi empat.

Pengumuman hasil TKA di SMPN 2 akan dilakukan secara serentak, jadi para siswa dan orang tua harap tenang dan tidak usah kawatir”, jelasnya.

Sebagaimana diketahui, sertifikat hasil TKA Tingkat Nasional Tingkat SMP ini, bisa digunaan untuk masuk ke jenjang SMA dan SMA untuk jalur prestasi raport dan program ini merupakan program Mendikdasmen merupakan rogram pemerintah pusat. Sehingga program ini dilaksanakan pula di tingkat SD dan SMP.(ans)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *