Bogor, Pelita Baru
Kabupaten Bogor dibawah kepemimpinan Rudy Susmanto terus bertranformasi menjadi daerah ‘Istimewa’. Tak hanya soal soal kesejahteraan, percepatan sektor pembangunan terus digencarkan dalam upaya memberikan membangun Bumi Tegar Beriman yang insklusif.
Hal itu kian dikuatkan dengan rencana Lapangan Tegar Beriman, Cibinong yang bakal disulap menjadi alun-alun. Layaknya kota metropolitan, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai zona kreativitas masyaarakat, bukan sekedar sarana pelengkap tapi sebuah kebutuhan.
Tak tanggung-tanggung, anggaran Rp11 miliar pun siap digelontorkan untuk mewujudkan pembangunan yang digadang menjadi hadiah ‘Hari Jadi Bogor’ ke 544 di tahun 2026 ini.
“Semua kawasan ini akan terbuka, tanpa pembatas pagar, sehingga memberikan akses dan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Bupati Rudy, Senin (26/1/2026).
Menurut dia, penyediaan ruang publik yang terintegrasi penting untuk mendorong aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas ruang kota. Namun begitu, Bupati menegaskan pelaksanaan pembangunan akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, mengingat prioritas utama saat ini tetap pada sektor pendidikan, kesehatan, dan percepatan pembangunan infrastruktur.
“Meski demikian, pembangunan ruang kreativitas tetap menjadi perhatian Pemkab Bogor sebagai bagian dari upaya membangun Bogor yang inklusif,” kata Rudy.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rohmat Jatnika menjabarkan, rencana pembangunan Alun-alun Tegar Beriman tersebut, sejatinya sudah cukup lama diwacanakan. Dan, merupakan program prioritas pada tahun anggaran 2026
“Selama puluhan tahun kita belum memiliki alun-alun, sehingga ini menjadi proyek strategis tahun ini karena memiliki nilai perubahan ke depan. DED udah selesai di Setda, kemudian sedang proses pelelangan konstruksi, 11 miliaran lah,” ungkap Ajat Rohmat Jatnika kepada wartawan.
Ajat pun memaparkan teknis pembangunan alun-alun tersebut. Menurutnya, penataan alun-alun mencakup integrasi kawasan Taman Siliwangi, Masjid Baitul Faizin, hingga Cibinong Situ Plaza.
“Gerbang akan dimundurkan. Area yang sebelumnya bersifat privat, yaitu kawasan perkantoran, digeser menjadi area publik. Pak Bupati menginginkan tidak ada pagar di bagian depan, pagar dipindahkan ke belakang,” tandasnya.
Ajat juga menyebut, jika proyek pembangunan alun-alun ini sudah masuk tahap lelang. Dan jika tak ada aral melintang, pembangunan bisa dilaksanakan pada bulan Februari ini, sehingga dapat selesai saat peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
“Februari, Maret, April, Mei, Juni sudah selesai. Mimpinya itu menjadi kado HJB pengennya begitu. termasuk sky walk yang ditargetkan rampung bersamaan,” tandas Ajat. (don)












