Prabowo: Berantas Korupsi Sampai ke Akar-akarnya

oleh
banner 468x60

Jakarta, Pelita Baru

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya memberantas korupsi. Sikap ini ditunjukan kepala negara seiring dengan masih ada pihak yang meragukan keseriusan pemerintah dalam memerangi aksi rasuah ini.

banner 336x280

“Karena itu penyelewengan korupsi harus kita perangi, harus kita berantas sampai ke akar-akarnya,” tegas Prabowo saat menghadiri peluncuran dan peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Menurut Prabowo, pemberantasan korupsi dan penutupan kebocoran keuangan negara memiliki dampak langsung terhadap kemampuan pemerintah dalam menangani berbagai persoalan.

“Kekuatan negara ini intinya adalah bahwa semua aset bangsa, semua kekayaan bangsa harus dikelola dengan sebaik-baiknya, dengan sejujur-jujurnya, dengan dasar patriotisme cinta tanah air, cinta rakyat, rasa tanggung jawab yang sangat besar,” kata Prabowo.

Kepala Negara mencontohkan kemampuan pemerintah mengerahkan ratusan helikopter, belasan pesawat, alat berat, pompa air, hingga ribuan personel untuk menangani berbagai bencana.

“Bagaimana kita sekarang bisa mengatasi masalah, bisa punya ratusan helikopter, bisa mengatasi alat berat kalau kita tidak punya uang. Dari mana uang itu? Uang itu dari yang kita selamatkan, dari korupsi-korupsi yang berjalan,” kata Prabowo.

Kepala Negara mengatakan pemerintah selama ini telah berupaya menghentikan berbagai kebocoran keuangan negara. Namun, dia menegaskan upaya tersebut belum cukup dan harus terus diperkuat.

“Selama ini kita hentikan kebocoran-kebocoran itu, kita belum puas, kita harus lebih keras lagi mengelola semua keuangan,” ujar Prabowo.

Tak hanya soal pemberantasan korupsi, Prabowo juga menegaskan jajaran Kabinet Merah Putih harus siap bekerja tanpa mengenal hari libur. Prabowo mengatakan, meski bertepatan dengan libur dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, jajaran pemerintah tetap menjalankan tugas untuk kepentingan rakyat.

Prabowo menilai tuntutan kerja tanpa mengenal tanggal merah merupakan konsekuensi dari pengabdian. Dia pun mempersilakan anggota kabinet yang tidak sanggup untuk mundur, sebab banyak pihak yang ingin mengambil posisi tersebut.

“Walaupun libur, walaupun Maulid Nabi kita berjuang untuk rakyat kita. Memang di Kabinet Merah Putih mungkin hampir tidak ada tanggal merah. Dan itu risiko, risiko pengabdian ya. Yang tidak sanggup boleh minggir. Banyak yang ingin menggantikan Saudara,” tegas Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menjanjikan tanda kehormatan bagi tim energi apabila mampu merealisasikan program PLTS 100 GWp dalam waktu dua tahun. “Ya, kalau berhasil dua tahun tim energi dapat bintang lagi aku kasih tanda kehormatan,” ujar Prabowo.

Sebelumnya, target penyelesaian program tersebut ditetapkan selama tiga tahun. Namun melihat keberhasilan pemerintah dalam mengejar swasembada pangan, Prabowo optimis proyek PLTS 100 GWp bisa terealisasi dalam dua tahun.

“Dulu swasembada pangan saya beri target empat tahun, tim ekonomi, tim pertanian, tim pangan berhasil satu tahun. Berarti kalau saya kasih target tiga tahun untuk tim energi. Enggak lah, udah dua tahun lah ya,” ujarnya.

Prabowo menegaskan pembangunan PLTS 100 GWp merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi nasional. Target tersebut akan ditopang pemanfaatan potensi geothermal, ladang gas, serta peningkatan lifting minyak, termasuk upaya menghentikan ketergantungan impor energi.

“Kita tidak boleh import lagi satu barel pun minyak. Kita tidak boleh import lagi insyaallah dalam waktu sesingkat-singkatnya satu tabung LPG pun kita tidak boleh import lagi,” tegasnya. (fuz/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *