Bontang, Pelitabaru.com – Pemerintah Kota Bontang kembali mencatat prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Paritrana Award 2024 pada tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Penghargaan ini diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, dr. Hj. Neni Moerniaeni, dalam sebuah seremoni di Ruang Rapat Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (5/8/2025) pagi.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang menyerahkan penghargaan secara langsung, serta didampingi oleh Sekretaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, dan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Eko Nurgiyanto. Hadir pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang, Arvino, sebagai mitra strategis Pemkot Bontang dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Paritrana Award merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat dan BPJS Ketenagakerjaan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi pekerja, terutama mereka yang termasuk kategori rentan, melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek). Periode penilaian mencakup kinerja sepanjang tahun 2024.
Selepas menerima penghargaan, Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan rasa syukurnya dan menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya milik pribadi atau satu lembaga.
“Ini bukan kemenangan individu atau lembaga tertentu. Ini kemenangan bersama. Sebuah cermin bahwa kita semua peduli dan bergerak untuk kesejahteraan pekerja,” ujarnya dengan penuh rasa bangga.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang, Arvino, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bontang yang konsisten melindungi para pekerja.
“Paritrana Award yang diraih Kota Bontang ini menjadi wujud kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, masyarakat, dan BPJS Ketenagakerjaan. Kami mengapresiasi komitmen Pemkot Bontang yang selalu mendorong perlindungan bagi pekerja formal maupun informal, khususnya pekerja rentan. Harapan kami, penghargaan ini bisa menjadi pemicu semangat untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja Bontang yang terlindungi,” ujar Arvino.
Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen Bontang untuk terus memperluas jangkauan perlindungan sosial ketenagakerjaan. Harapannya, makin banyak warga khususnya para pekerja informal dan rentan mendapat manfaat nyata dari program-program jaminan sosial. Kota Bontang pun semakin dikenal sebagai kota yang inklusif dan peduli kesejahteraan warganya. (adi/*)












