Kericuhan di Sadeng Dipicu Oknum Ngaku Aparat Hingga Dugaan Pemerasan

oleh
banner 468x60

Bogor, Pelitabaru.com – Beredar kabar tak sedap di wilayah Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mencuat setelah terjadi insiden yang memicu kemarahan warga sekitar. Warga marah setelah mendengar kabar adanya dugaan upaya tindakan pemerasan oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai aparat penegak hukum.

Salah satu warga yang saat itu berada di lokasi kejadian, Irfan menjelaskan awal mula kejadian kericuhan yang terjadi pada, Sabtu 13 Desember 2025 sore.

banner 336x280

“Awalnya ada tamu, tiga mobil datang dan saya samperin dan saya menanyakannya kepada mereka dan dia menjawab saya dari aparat penegak hukum pengakuannya,” kata Irfan kepada wartawan pada, Senin (15/12/2025).

Setelah itu, kata Irfan, beberapa orang tersebut tidak dapat menunjukan Kartu Tanda Anggota (KTA). Hingga, datang Babinsa. Oknum tersebut juga mengaku sebagai anggota Satgas Penertiban Tambang, bukan sebagai wartawan. “Dan ditanyakan jawabannya malah berbelit-belit,” katanya.

Hingga, kata dia, kericuhan terjadi setelah warga setempat mendengar kabar bahwa orang orang yang datang tersebut diduga sudah melakukan tindakan pemerasan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cigudeg.

“Warga geram karena mendengar kabar bahwa gerombolan itu telah memeras salah satu pengusaha di wilayah Cigudeg dengan pengakuan dan modus yang sama. Bahakan yang di Cigudeg itu sudah menyerahkan uang 40 juta,” kata Irfan.

Menurut Irfan, oknum tersebut kemudian mengancam jika tidak memberikan sejumlah uang maka akan berbuntut panjang.

“Pak selesai dari sini saja daripada di kantor saya tanya seperti apa kalau diselesaikan disini dia jawab perhatikan kami saja disini karena kami banyakan. Saya sodorkan 10 juta namun dia nolak dia minta 20 sampai 50 juta bahasanya dia uang penyelesaian,” kata Irfan.

Sementara itu, Kepala Dusun 1, Willy Santosa membenarkan ada kejadian yang mengakibatkan beberapa orang harus di evakuasi oleh pihak Kepolisian.

“Waktu itu saya mendengar dari warga ada upaya pemerasan saya datang ke lokasi itu sudah keos, saya jemput Babinkamtibmas juga dan Alhamdulillah tidak lama dari Polsek maupun dari Koramil Leuwiliang juga hadir disana,” katanya. (Fex)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *