Bogor, Pelitabaru.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto nggak mau main tunggal lawan darurat sampah. Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman itu meluncurkan jurus baru, kolaborasi total dari tingkat kabupaten sampai RT/RW.
Strategi itu diungkap Rudy saat memimpin Rapat Bantuan Keuangan Akselerasi Pengelolaan Sampah di Cibinong pada, Rabu, 29 April 2026. Bagi Rudy, sampah adalah masalah bersama, sehingga penyelesaiannya juga wajib dikeroyok bersama.
“Penanganan sampah di Kabupaten Bogor harus dilakukan secara kolaboratif melibatkan seluruh pihak hingga tingkat desa dan peran aktif masyarakat,” ungkap Rudy Susmanto.
Rudy menjelaskan, sistem yang dibangun harus terstruktur dari hulu ke hilir. Artinya, penanganan dimulai dari pengurangan sampah di sumber rumah tangga, edukasi masif ke warga, sampai penyediaan sarana-prasarana di desa dan lingkungan RW.
Untuk mewujudkan itu, Pemkab Bogor akan mengarahkan bantuan keuangan desa secara proporsional. Dana desa tak hanya untuk infrastruktur, tapi juga wajib dialokasikan buat program penanganan sampah.
Jurus lain yang disiapkan adalah menghidupkan kembali Kampung Ramah Lingkungan (KRL) berbasis kewilayahan strategis. Biar warga makin semangat, Rudy akan menggelar kompetisi antar RT/RW dalam pengelolaan sampah.
“Ini didukung oleh penguatan anggaran melalui bantuan keuangan sebagai langkah strategis untuk mendorong sistem yang lebih terstruktur dari hulu ke hilir,” kata Bupati.
Dengan strategi ini, Pemkab Bogor berharap masalah sampah bisa dibereskan dari akarnya. Bukan lagi di TPA, tapi dimulai dari dapur warga, desa, dan RT sebagai garda terdepan. (Fex)












