HJB Ke-544 di Tanah Leluhur, Bupati Rudy Susmanto Sampaikan Pesan Mendalam

oleh
banner 468x60

Bogor, pelitabaru.com – Di usia 544 tahun, Kabupaten Bogor tidak hanya meniup lilin ulang tahun. Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, HJB ke-544 harus jadi momentum refleksi dan kerja kolektif. Usia lebih dari 5 abad itu, katanya, dibangun di atas fondasi cinta, pengabdian, dan kerja keras seluruh elemen masyarakat demi bumi “Tegar Beriman”.

Pesan itu disampaikan Rudy saat peringatan HJB ke-544 di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Selasa 2/6/2026. Politisi Partai Gerindra itu menolak HJB dimaknai sebatas seremoni bertambahnya angka usia daerah.

banner 336x280

“HJB menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian dalam membangun daerah yang kita cintai bersama,” ungkap Rudy Susmanto.

Bagi Rudy, 544 tahun adalah perjalanan panjang, bukan waktu singkat. Makanya, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor menyatukan langkah dan mempererat tali persaudaraan. Tujuannya satu, melangkah maju bersama.

Poin penting yang ditekankan Rudy, pembangunan harus menyentuh langsung warga. Tidak cukup di atas kertas atau seremoni.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan program-program pembangunan yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Dari desa perbatasan seperti Malasari.

HJB ke-544 di Malasari sendiri jadi simbol “pulang ke akar”. Lokasi Sidang Paripurna Istimewa DPRD pertama kali digelar di desa ini karena di sinilah Pendopo darurat Bupati pertama Raden Ipik Gandamana berdiri tahun 1947. Pesan Rudy seolah menyambung benang sejarah itu, semangat pengabdian pendahulu harus diteruskan lewat kerja nyata untuk rakyat hari ini. (Fex)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *