Bogor, Pelita Baru
Bupati Bogor, Rudy Susmanto berkomitmen mendorong percepatan pembangunan daerah. Tak hanya soal infrastruktur yang menjadi indikator peningkatan ekonomi, tapi juga sektor-sektor lain semisal kesehatan, Pendidikan hingga keagamaan yang diharapkan bisa menunjang kesejahteraan masyarakat.
Salah satu upayanya adalah dengan menjalin sinergitas dengan seluruh stakeholder terkait baik itu sektor swasta maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Rudy tak memungkiri, jika pembangunan yang dirancangnya, tak akan berhasil tanpa adanya jalinan sinergitas antarpihak terkait.
Karenanya, ia berharap dengan kegiatan silaturahmi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jawa Barat, di halaman Gedung Sate, Senin (30/3/2025), bisa menjadi momentum memperkuat komunikasi serta menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia pun menyakini, kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan dan semangat persatuan ini, memiliki makna strategis dalam membangun kekuatan bersama antar daerah.
“Silaturahmi untuk mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah, bersama Gubernur Jawa Barat beserta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jawa Barat dalam suasana hangat penuh kebersamaan dan semangat persatuan,” ungkap Rudy Susmanto.
Diketahui, program pembangunan Rudy Susmanto sebagai Bupati Bogor (2025-2026) berfokus pada pemerataan infrastruktur, peningkatan kesehatan (Universal Health Coverage 100%), pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Prioritas utamanya meliputi peningkatan jalan (terutama wilayah timur), digitalisasi pelayanan publik, penataan kawasan Puncak, serta pemberdayaan ekonomi desa melalui program Koperasi Merah.
Dibawah komando Rudy, Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri sudah berhasil menuntaskan 516 kilometer jalan strategis, termasuk jalur Sukamakmur–Arca, Puncak Dua, dan jalur barat (Parung Panjang-Gunung Sindur).
Selanjutnya, perbaikan drainase dan jembatan (Jembatan Ciranjaya) untuk memperkuat akses ekonomi. Dan, penyelesaian Alun-alun Kabupaten Bogor dan Siliwangi Theater.
Sedangkan di sektor kesehatan dan kesejahteraan, Rudy berhasil mewujudkan penguatan Universal Health Coverage (UHC) 100% untuk layanan kesehatan warga.
Selanjutnya, pengembangan RSUD Bakti Pajajaran menjadi rumah sakit khusus kanker. Menciptakan, program “SEHAT” (investasi SDM melalui pangan bergizi berbasis lokal). Dan fokus pada peningkatan kesejahteraan veteran.
Di bidang ekonomi dan lingkungan, Rudy juga sukses menggerakkan ekonomi desa dengan Program “Koperasi Merah Putih”. Lalu, penataan Kawasan Puncak untuk lingkungan lebih tertata.
Dan mewujudkan program “BERSAMA” (Bebersih Sabtu Minggu Istimewa) dan “BUMI” (Bulan Gemilang dan Istimewa) untuk penanganan sampah. Dan pencanangan satu kecamatan satu hutan kota.
Dalam tata kelola dan sosial, Bupati Rudy juga berhasil membangun sistem digitalisasi layanan melalui aplikasi SiCantik. Kebijakan WFH hari Jumat untuk ASN untuk hemat energi. Dan, penetapan desa percontohan (Desa Gunung Putri).
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa tradisi silaturahmi merupakan bagian penting dalam memperkuat kebersamaan antar jajaran pemerintah. Namun demikian, ia menekankan bahwa di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, seluruh aparatur pemerintah dituntut untuk lebih fokus pada kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Sebagai pemimpin yang dipilih rakyat, gagasan yang dibangun tidak boleh sekadar imajinatif, tetapi harus riil dan menjawab kebutuhan masyarakat, seperti pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan,” ujar Dedi Mulyadi.
Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan kerja yang taktis dan sederhana, yang berorientasi pada aksi nyata. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya dengan perencanaan dan wacana, melainkan harus diwujudkan melalui langkah konkret yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (duan/*)












