Bupati Bogor: Peredaran Narkoba Merusak Mental Anak Bangsa

oleh
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen memperkuat pengawasan serta edukasi sebagai bagian dari strategi jangka panjang melindungi generasi muda. Hal itu ditegaskan Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang disampaikan melalui akun resmi @kutaudayawangsa dikutip Rabu (1/4/2026).

banner 336x280

Dalam keterangannya, Rudy juga memberi sinyal dukungan yang kuat kepada aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akaranya.

“Pembangunan Kabupaten Bogor bukan hanya soal infrastruktur atau pendidikan formal, tapi juga menyangkut integritas serta kesehatan mental generasi mendatang,” tegas Rudy.

Namun Rudy paham, jika upaya pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga dan sekolah untuk bersama-sama menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM) yang tengah dibangun melalui berbagai program pendidikan.

“Keberhasilan program unggulan seperti “Satu Desa Satu Sarjana” hingga peningkatan kualitas tenaga pendidik akan sia-sia jika generasi muda tidak terlindungi dari ancaman narkoba,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Rudy juga memastikan, pemerintahan yang dipimpinnya bersih dari narkoba. Bahkan, Rudy juga menegaskan sikap tegas terhadap aparatur pemerintah yang terlibat narkotika. Ia mempersilakan masyarakat untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan di lingkungan pemerintahan.

“Apabila ada di internal penyelenggara pemerintah yang terindikasi menggunakan narkotika, silakan dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Kami pastikan tidak ada perlindungan apa pun,” tegasnya.

Rudy menyebut, jika pemberantasan narkoba merupakan bagian penting dari agenda pembangunan daerah. Rudy pun menekankan, upaya pemberantasan narkotika sejalan dengan arah kebijakan nasional yang tertuang dalam Astacita Presiden Republik Indonesia, termasuk dalam prioritas pemberantasan berbagai penyakit sosial seperti korupsi, perjudian, dan penyalahgunaan narkoba.

“Kita ingin menghadirkan pemerintahan yang bersih dari narkotika di Kabupaten Bogor,” tegas Rudy.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bogor. Menurutnya, langkah tersebut telah memberikan dampak nyata dengan menyelamatkan ribuan masyarakat dari bahaya narkotika.

“Kami mengucapkan terima kasih. Kurang lebih 11 ribu warga Kabupaten Bogor berhasil terlindungi dari ancaman narkotika berkat pengungkapan kasus oleh Polres Bogor,” ujarnya.

Sementara itu, Polres Bogor sendiri sudah menegaskan komitmen kuat untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda Kabupaten Bogor, dari ancaman narkoba. Komitmen ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, judi, dan penyelundupan.

Barang bukti yang berhasil disita antara lain sabu 4,4 kg, ganja 17,8 kg dan 7 batang pohon ganja, tembakau sintetis 6,6 kg, ekstasi 57 butir, biang sintetis 0,9 kg dan 60 ml cairan biang, obat keras/sediaan farmasi 21.512 butir, miras oplosan 3.257 botol, 323 plastik, dan 15 dirigen. Total nilai barang bukti tersebut mencapai Rp5,8 miliar.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir (Agustus–Oktober 2025), jajaran Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap 114 perkara terkait peredaran gelap narkoba, miras oplosan, dan obat keras. Dari hasil operasi tersebut, diamankan 155 tersangka yang terdiri atas 153 laki-laki dan 2 perempuan.

“Seluruh tersangka dijerat dengan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta UU Darurat No. 12 Tahun 1951 bagi yang memiliki senjata api ilegal, dengan ancaman pidana berat hingga hukuman mati, ” tegas AKBP Wikha belum lama ini.

Kapolres Bogor mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba.

“Kami pastikan akan memproses setiap laporan dan menindak tegas pelaku tanpa pandang bulu,” tandas Kapolres Bogor.

Ia menambahkan, Polres Bogor bersama Forkopimda Kabupaten Bogor dan elemen kepemudaan berkomitmen memberantas narkoba demi mewujudkan generasi muda yang sehat, unggul, dan siap menyongsong Visi Indonesia Emas 2045. (duan/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *