Prabowo : Indonesia Negara Aman

oleh
banner 468x60

Jakarta, Pelita Baru

Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran keras kepada pihak-pihak yang pesimis terhadap masa depan Indonesia. Menurutnya di tengah kondisi global yang penuh konflik, justru menunjukkan Indonesia berada dalam posisi yang sangat baik.

banner 336x280

“Ada yang mau kabur. Kabur aja. Kau kabur aja kesana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silahkan. Mau kabur kemana? hei orang orang pinter bukalah, bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang,” tegas Prabowo dalam pidatonya di acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Fasilitas Kilang Gasoline, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Karena itu, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan terjebak dalam kegaduhan yang tidak produktif. Pemerintah akan fokus bekerja nyata untuk rakyat dan menghargai setiap elemen bangsa yang berkontribusi membangun negeri.

“Kabur aja deh. Iya kabur aja, biar kita nggak gaduh. Saudara-saudara, apapun terjadi kita hanya mau kerja untuk rakyat jadi saya kesini untuk menghargai pekerjaan kalian,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Prabowo juga menyampaikan pesan keras soal penguasaan sumber daya alam. Ia mengatakan Indonesia tidak boleh menjadi “sawah” dan “ladang” bagi pihak yang mengambil kekayaan negeri lalu membawa hasilnya ke luar negeri.

Menurut Prabowo, bangsa yang ingin merdeka harus berani menguasai dan mengolah sumber dayanya sendiri. Ia menyebut hilirisasi sebagai bentuk keberanian itu.

“Bangsa yang mau merdeka, bangsa yang ingin tetap merdeka, harus berani dan mampu menguasai sumber daya bangsa itu,” kata Prabowo.

Prabowo menyinggung pihak yang mendapat konsesi tambang, konsesi perkebunan, bahkan kredit dari bank milik rakyat. Namun, ketika berhasil, hasil usahanya tidak ditempatkan di Indonesia.

Ia mempertanyakan nasionalisme kelompok semacam itu. “Bangsa Indonesia tidak mau jadi sawahnya orang lain. Tidak mau jadi ladangnya orang lain,” ujarnya.

Prabowo juga memberi peringatan kepada orang pintar, teknokrat, dan pejabat agar tidak memakai kepandaiannya untuk menipu rakyat, menutupi korupsi, atau memperkaya bangsa lain. “Pilih, bela rakyatmu atau mengabdi ke yang lain,” katanya.

Bagi Prabowo, hilirisasi bukan hanya proyek ekonomi. Ini soal siapa yang memegang kekayaan Indonesia dan siapa yang menikmati hasilnya.

Diketahui, pada kesempatan ini, Prabowo meluncurkan groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap II senilai sekitar Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah. Proyek itu mencakup lima proyek energi, lima proyek mineral, dan tiga proyek pertanian.

Bagi Prabowo, ini bukan acara potong pita. Ia menyebut hilirisasi sebagai jalan agar Indonesia tidak terus menjual bahan mentah.  “Kita tidak mau sekadar jual bahan baku. Kita tidak mau hanya sekadar jual buah kelapa. Kita mau olah turunannya di Indonesia,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan nilai tambah sumber daya alam harus dinikmati rakyat Indonesia. Ia menilai sudah terlalu lama petani, nelayan, dan buruh tidak mendapat kesejahteraan yang layak dari kekayaan negeri sendiri.

Ia juga menyinggung praktik lama yang menurutnya merugikan negara. Konsesi tambang dan perkebunan diberikan. Kredit dari bank pemerintah juga dikucurkan. Namun, setelah usaha berhasil, hasilnya tidak ditempatkan di Indonesia. “Saya tidak mau meneruskan hal-hal seperti ini,” ujarnya.

Prabowo meminta Danantara, BUMN, teknokrat, ilmuwan, dan insinyur bekerja untuk kepentingan rakyat. Ia juga meminta proyek hilirisasi terus dikaji secara ilmiah agar memakai teknologi yang paling efisien dan paling menguntungkan rakyat.

“Kalau ada teknologi yang lebih bagus, lebih murah, dan lebih untung bagi rakyat, kita harus berani mengubah rencana,” katanya. (fuz/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *