Bupati Rudy: Kami Merealisasikan Program Presiden Prabowo

oleh
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Bus Listrik yang diperkenalkan langsung Bupati Rudy Susmanto pada helatan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Cibinong pada Minggu (5/4/2026), tak hanya menjadi moda transportasi baru bagi warga Kabupaten Bogor.

banner 336x280

Tapi juga, langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendukung program pemerintah pusat untuk menghemat energi serta mengurangi ketergantungan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Kita tentunya mendukung program Pemerintah Pusat yakni program Pak Presiden Prabowo yang mana kita diajak bersama-sama untuk menghemat energi, khususnya BBM. Dan, Bus ini seratus persen menggunakan tenaga listrik dan seratus persen gratis bagi masyarakat selama masa uji coba. Ini merupakan langkah awal kita untuk menghadirkan transportasi publik yang ramah lingkungan di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Karena itu, Rudy berharap, masyarakat Kabupaten Bogor bisa memanfaatkan layanan bus listrik ini, selain mengurangi polusi udara juga bisa meminimalisir tingkat kemacetan serta mendukung program Work From Home (WFH) yang kini tengah diberlakukan pemerintah pusat.

“Melalui transportasi publik yang ramah lingkungan, kita ingin menghadirkan layanan yang lebih nyaman bagi masyarakat sekaligus menjaga kualitas udara di Kabupaten Bogor,” paparnya.

Sebagai langkah awal, empat bus telah disiapkan untuk melayani rute mulai dari Sky Bridge Bojonggede, Bambu Kuning, Jalan Tegar Beriman, Tugu Pancakarsa, hingga Aeon Sentul. Trayek ini dipilih, mengingat tingginya mobilitas masyarakat di Stasiun Bojonggede yang mencapai sekitar 50 ribu pengguna setiap harinya.

“Dengan adanya bus ini, masyarakat yang turun di Stasiun Bojonggede tidak perlu lagi menggunakan kendaraan bermotor pribadi karena pemerintah sudah menyiapkan transportasi lanjutan yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Karena itu, Rudy berharap layanan bus listrik gratis selama tiga bulan itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Dan, Pemkab Bogor sendiri, kata Rudy lagi, akan mengevaluasi respons masyarakat sebelum memperluas layanan, baik dari sisi jumlah armada maupun cakupan rute.

Apabila respons positif, Rudy menambahkan, maka pengoperasian bus listrik akan dilanjutkan secara permanen melalui skema Buy The Service (BTS) dengan dukungan subsidi dari pemerintah pusat dan daerah.

Tidak hanya itu, Pemkab Bogor juga tengah mengkaji pengembangan transportasi wisata berbasis energi bersih, termasuk rencana pengoperasian bus tingkat (double decker) untuk rute wisata dari Cibinong menuju kawasan Puncak.

Langkah ini diharapkan menjadi titik awal transformasi sistem transportasi di Kabupaten Bogor menuju konsep mobilitas yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan. “Ini adalah langkah awal menuju sistem transportasi publik yang lebih bersih dan modern di Kabupaten Bogor,” pungkas Rudy. (duan/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *