Prabowo Minta Pemuda Berkontribusi untuk Persatuan Bangsa

oleh -51 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, Pelita Baru

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong generasi muda memperkuat karakter dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026.

banner 336x280

Penguatan karakter dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pemuda menghadapi tantangan sekaligus menjaga persatuan Indonesia. Hal itu diungkap Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan dalam keterangan resminya, Rabu (28/10/2026).

Menurutnya, pembangunan nasional tidak hanya bergantung pada infrastruktur, teknologi, dan kekuatan ekonomi. Karakter generasi muda juga berperan penting dalam menentukan masa depan Indonesia. “Negara menempatkan karakter anak muda sebagai titik awal kemajuan, mendahului gedung, teknologi, dan kekayaan,” kata Syahganda.

Lebih lanjut, Syahganda, menuturkan, kecintaan terhadap tanah air dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, inovasi, dan kewirausahaan hingga pengabdian kepada masyarakat.

Generasi muda diharapkan menjadikan ilmu dan karya mereka sebagai bagian dari upaya membangun bangsa. Selain patriotisme, kegigihan juga menjadi karakter yang perlu diperkuat. Anak muda juga didorong untuk terus belajar, berani mengejar cita-cita, serta tidak menyerah ketika menghadapi kegagalan dan perubahan zaman.

Syahganda juga turut menekankan pentingnya empati agar generasi muda tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi juga peduli terhadap kondisi masyarakat dan bersedia membantu sesama.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat persatuan yang diwariskan melalui Sumpah Pemuda pada 1928. Persatuan di tengah keberagaman diharapkan terus diwujudkan melalui kerja sama, pengabdian, dan kontribusi bagi kepentingan bersama.

Dua tahun menjelang satu abad Sumpah Pemuda pada 2028, generasi muda diharapkan semakin mengambil peran dalam pembangunan nasional. Patriotisme, kegigihan, dan empati menjadi nilai yang ditekankan dalam membentuk generasi yang mampu berkontribusi bagi Indonesia.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Pemerintah, mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda kepada seluruh pemuda dan masyarakat Indonesia.

“Atas nama Bapak Presiden dan Pemerintah, kami mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda. Momentum ini mengingatkan kita bahwa persatuan merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia,” ujar Prasetyo dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (28/10/2026).

Menurut Prasetyo, ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 membuktikan bahwa perbedaan suku, agama, dan daerah bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebab, pada saat itu para pemuda mampu mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Berkaca dari perjuangan para pemuda saat itu, Prasetyo meminta agar anak-anak muda sekarang juga memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulunya. Dalam hal ini, perjuangan dapat diwujudkan melalui karya, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Semangat satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa harus terus kita jaga. Generasi muda hari ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai gantinya, pemerintah berkomitmen memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Dengan itu, pemuda Indonesia diharapkan memiliki karakter yang kuat, kreatif, disiplin, tangguh, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

“Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita hidupkan. Mari kita jaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan bersama-sama memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Prasetyo. (fuz/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *