Peringati May Day, BPJS Ketenagakerjaan Bontang Serahkan Santunan kepada Ahli Waris

oleh
banner 468x60

Bontang, Pelitabaru.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day dengan suasana penuh kebersamaan. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bontang ini dipusatkan di halaman Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Jalan Awang Long, Kamis (1/5/2025).

Mengusung tema “Semangat Kolaborasi antara Pemerintah, Pengusaha, dan Pekerja,” perayaan May Day tahun ini terasa istimewa lantaran seluruhnya dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang. Langkah ini menjadi wujud komitmen dan perhatian besar Pemkot Bontang terhadap kesejahteraan para pekerja.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang dr. Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian serius terhadap isu-isu ketenagakerjaan. Data dari Dinas Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa jumlah angkatan kerja di Bontang mencapai 134 ribu jiwa.

Namun, baru sekitar 84 ribu orang yang telah terserap dalam dunia kerja. Sebanyak 7 persen atau sekitar 7 ribu orang tercatat tidak memiliki pekerjaan, sementara sekitar 5 ribu orang lainnya terdaftar sebagai pencari kerja melalui kartu kuning.

Menyikapi kondisi ini, Pemkot Bontang memiliki visi ambisius untuk mencapai zero pengangguran dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah program bantuan permodalan tanpa bunga.

Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, sehingga secara signifikan dapat menekan angka pengangguran. Inisiatif ini dipandang sebagai bagian dari gerakan perubahan yang selaras dengan semangat perjuangan kaum buruh.

Kemeriahan perayaan May Day di Bontang diawali dengan kegiatan senam sehat bersama yang diikuti oleh 2.500 lebih masyarakat dari berbagai elemen. Selanjutnya bendera start dikibarkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Abdu Safa Muha tanda dimulainya peserta jalan santai yang mengambil rute start dari halaman DPMPTSP, menyusuri Jalan Awang Long, berbelok kiri di Simpang Kodim menuju Ramayana, kembali berbelok kiri hingga Simpang Empat Bontang Kuala (Beka), dan berakhir (finish) di halaman parkir eks Kantor Wali Kota lama.

Antusiasme ribuan masyarakat Bontang semakin membuncah dengan adanya berbagai hadiah menarik (doorprize) yang dibagikan sepanjang acara. Tumpah ruahnya masyarakat di lokasi acara menjadi bukti nyata dukungan dan partisipasi aktif dalam peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini.

Pada peringatan May Day dilakukan juga simbolis pemberian santunan klaim Jaminan Kematian (JKM) oleh Wali Kota Bontang, Kepala Disnaker Kota Bontang, dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bontang, Arvino.

Santunan klaim tersebut diberikan kepada empat ahli waris yang merupakan pekerja rentan yang di daftarkan oleh Pemerintah Kota Bontang, diantaranya Paimin Kadir, Ujud Hadi Siswanto, Lukman, dan Zainuri.

“Kami turut berdukacita yang mendalam, semoga pihak keluarga yang menjadi korban diberi ketabahan, kejadian ini memacu kami untuk terus mengedukasi dan mensosialisasikan kepada seluruh pekerja dan pemberi kerja akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutur Arvino.

Arvino menjelaskan untuk program JKM salah satu manfaatnya adalah santunan berupa uang tunai senilai Rp42 juta jika peserta meninggal bukan karena kecelakaan kerja, misalnya meninggal karena sakit akan kami bayarkan haknya.

Melalui BPJamsostek, negara hadir memberi kepastian jaminan kepada pekerja dan masyarakat pekerja di seluruh Indonesia dalam hal apabila terjadi resiko sosial.

Arvino menuturkan, dengan terlindungi BPJamsostek maka para pekerja rentan ataupun seluruh pekerja di Kota Bontang bisa tenang dalam melakukan kegiatan atau aktivitas karena sudah telindungi dari resiko-resiko sosial.

“Harapan kami tentunya dalam peringatan Hari Buruh Internasional adalah terjaga dan tercapainya hubungan dan komunikasi yang erat dan harmonis antara buruh dengan pengusaha maupun pemerintah sehingga menciptakan kondisi aman, nyaman serta kondusif bagi semua pihak,” tutup Arvino. (adi/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *