Lestarikan Sungai Ciliwung, Pemkab Bogor Budidayakan Ikan Air Tawar

oleh
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika (Tengah), Kepala Diskanak (Kanan), Kabid Perikanan (Kiri), saat Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Titik Nol Telaga Saat, (5/6/2026). Istimewa
banner 468x60

Bogor, pelitbaru.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen menghindari kepunahan ikan endemik secara keberlanjutan dalam upaya melestarikan hulu dan hilir Sungai Ciliwung.

Hal itu ditegaskan Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor, H Rohman kepada pelitabaru.com, Senin (8/6/2026) sore.

banner 336x280

Dalam praktiknya, kata Rohman, pihaknya akan berkolaborasi dengan para aktivis lingkungan dengan melaksanakan perikanan dan penerapan teknik perbenihan, pembudidayaan, pengelolaan kesehatan ikan dan pelestarian perlindungan budidaya air tawar.

“Atas arahan pak Sekda Kabupaten Bogor, kami memilah dan memilih indukan dan benih ikan yang ditebar sesuai dengan habitatnya, seperti Ikan Baung, Ikan Nilem, Ikan Tawes, dan Ikan Belida,” katanya.

Sekedar diketahui, Sungai Ciliwung bukan sekadar saluran air yang membelah pusat peradaban sepanjang 120 kilometer dari hulu di Bogor hingga bermuara di Teluk Jakarta.

Sebagai arteri kehidupan, sungai ini memegang peran ganda yang strategis, baik sebagai penyedia air bersih bagi jutaan jiwa maupun pengendali banjir alami bagi kawasan metropolitan.

Namun sayang, setelah satu abad, Sungai Ciliwung mengalami degradasi dan tren penurunan keanekaragaman hayati yang drastis, dimana keberadaan ikan endemik nyaris punah.

Hal tersebut berdasarkan data terbaru mengindikasikan studi ini mencakup pengamatan mendalam sepanjang 9 kilometer aliran sungai melalui 18 stasiun penelitian yang mewakili berbagai zonasi geografis.

Temuan tersebut menjadi sinyal penting bagi para pembuat kebijakan untuk melestarikan ekosistem Hulu dan Hilir Ciliwung. (cr1)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *