Bogor, pelitabaru.com – Sosoknya begitu sederhana. Peci hitam menjadi ciri khas pria yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ya, ia adalah KH. Ahmad Yaudin Sogir, S.E.
Berbeda dibanding wakil rakyat lainnya, Sogir tetaplah Sogir. Tidak berubah, sosok yang dikenal banyak masyarakat sebelum menjadi anggota legislatif untuk periode 2024-2029.
Tetap humble, terbuka dan mau mendengarkan keluh kesah siapa saja yang menyapanya, dengan senyuman yang kerap mengembang di wajah pria berawakan kurus ini.
Kedekatan Sogir dengan masyarakat bukan terajut saat dirinya mencalonkan diri menjadi wakil rakyat, tapi sudah terbina sejak belasan bahkan mungkin puluhan tahun yang lalu.
Wajar, sebab, Sogir sebelum menjadi anggota dewan memang sudah dikenal sebagai tokoh yang getol menyiarkan ajaran agama Islam hingga ke pelosok-pelosok kampung.
Selain pengajian rutin yang sudah berlangsung selama tujuh tahun, pria yang juga memiliki majelis taklim ini, juga kerap mendawamkan baca Al Quran dengan hatam di setiap malam Jumat untuk mendoakan ahli qubur, juga mendoakan bangsa dan negara.
Ia juga terus memperkuat tali silaturahmi dengan para ustad-ustad kampung dari berbagai desa mulai dari Kawasan Sukaraja, Cibinong hingga Citeureup.
Menariknya, pertemuan ini bukan semata-mata sekedar kumpul-kumpul. Sebab, dalam setiap kesempatan, sebelum hatam Al Quran, ada juga pembahasan kitab kuning fiqh dan tasawuf, kitab Maroqil Ubudiyah dan Al Qurtubi
Hebatnya, kendati kini sudah disibukkan dengan tugas yang diembannya, Shogir tetap mampu merawat ‘kebiasaan’-nya itu. Sebuah hal yang tentunya patut di contoh. Tetap istiqomah bersama rakyat lewat dakwah.
“Gerakan politik bukan hadir 5 tahun sekali namun bagaimana bergerak bersama rakyat setiap saat, melalu pelayanan sosial,” begitu kata Sogir. Kalimat singkat namun sarat akan makna.












