Bogor, pelitabaru.com – Pemerintah Kabupaten Bogor berencana melakukan modifikasi cuaca untuk mempercepat pemadaman api di Tempat Pembuangan Akhir Sampah TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang.
Upaya ini dilakukan karena kobaran api di gunungan sampah TPAS Galuga hingga Jumat 11 September 2026 masih belum padam. Kebakaran tersebut sudah berlangsung hampir lima hari.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, saat ini tim gabungan masih terus berupaya melakukan pemadaman di lapangan. Fokus penanganan hari ini diarahkan ke wilayah utara yang masuk ke dalam pengelolaan Kota Bogor.
“Bersama tim gabungan, hari ini mengarah ke wilayah utara, yang masuk pengelolaan Kota Bogor, kita optimalisasi, setiap hari mulai siang hari hingga pagi hari,” ungkap Rudy.
Rudy menjelaskan, rencana modifikasi cuaca masih harus menunggu rekomendasi dan kebijakan dari lembaga terkait. Selain itu, pelaksanaannya juga bergantung pada kondisi awan di wilayah Bogor.
“Tapi modifikasi cuaca juga melihat struktur awan yang ada, kemarin kita diminta penjelasan, kalau tidak ada bibit-bibit awan yang bisa dipecahkan untuk menjadi hujan, itu tidak bisa dipaksakan,” katanya.
Selain dari darat melalui petugas Damkar dan tim gabungan, Rudy menyebut TNI Angkatan Udara juga telah membantu dengan melakukan pemadaman menggunakan water bombing.
“Maka walaupun penanganan dari darat (sudah) melalui Damkar, dan tim gabungan, TNI Angkatan Udara juga melakukan pemadaman water bombing,” katanya.
Di tengah proses pemadaman, Rudy memastikan pelayanan pembuangan sampah ke TPAS Galuga tetap berjalan normal. Hal ini untuk mencegah timbulnya persoalan baru di masyarakat terkait penumpukan sampah.
“Supaya sampah masih tetap bisa dibuang ke Galuga, penanganan kebakaran juga masih bisa berjalan,” kata Rudy. (Fex)












