Kota Bogor, Pelita Baru
Peran dari masyarakat dibutuhkan dalam menjawab persoalan di Kota Bogor. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat menghadiri penutupan malam puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Bulutangkis Kampung Kalimurni RW 01, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Sabtu (29/8/2026).
“Banyak program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang harus didukung oleh semua warga. Persoalan pembangunan, kemacetan, pendidikan, dan kesehatan. Harus kita atasi bersama,” jelas Jenal Mutaqin.
Selain itu, sambung Jenal Mutaqin, kehadiran sosok pemimpin dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat. Pejabat yang sudah digaji oleh rakyatnya harus menunjukkan eksistensinya dengan kerja nyata.
“Minimal dengan silaturahim dengan warga, wasilahnya semoga kita disehatkan selalu. Minimal dengan silaturahim, rezeki kita dilimpahkan,” tutur Jenal Mutaqin.
Jenal Mutaqin mengaku bangga dengan warga Bogor, khususnya warga RW 01 Kelurahan Kencana, yang sudah berinisiatif mengadakan kegiatan positif yang menunjukkan kekompakan warga.
Dalam acara tersebut, Jenal Mutaqin juga sempat memberikan hadiah kepada anak-anak yang mengikuti lomba futsal antarwarga. Ia mendoakan para juara bisa mengembangkan bakatnya di ajang yang lain.
“Dengan silaturahmi ini, rasa persatuan dan kesatuan, cinta Tanah Air, semakin kuat lagi,” tukasnya.
Sementara itu, Warga Kecamatan Bogor Timur melakukan kerja bakti di lokasi lahan calon Tempat Pemakaman Umum (TPU) di RW 11 Kelurahan Sindangrasa, Minggu (30/8/2026). Lahan yang resmi menjadi aset Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor seluas 1.008 meter persegi ini nantinya akan difungsikan sebagai TPU bagi warga di Bogor Timur.
Dalam waktu dekat, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) melalui UPTD Pemakaman akan melakukan penataan dan pengerjaan fisik di lokasi. Maka dari itu, warga diajak untuk bebersih bersama di lokasi.
Kegiatan kerja bakti warga ini juga dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Didampingi Sekretaris Disperumkim dan aparat wilayah, Jenal Mutaqin memberikan pesan bagi masyarakat.
“Bogor Timur yang memang belum memiliki lahan TPU ini harus disyukuri. Usulan ini baru terealisasi setelah melewati proses panjang. Jadi saya libatkan masyarakat untuk kerja bakti,” kata Jenal Mutaqin.
Meski baru seluas 1.008 meter persegi, tidak menutup kemungkinan lahan TPU ini akan dilakukan pelebaran. Sehingga hal ini menjadi pemicu bagi banyak pihak untuk berkontribusi dalam rencana perluasan tersebut.
“Meskipun ini lokasinya di Sindangrasa, tapi saya minta keikhlasannya untuk digunakan warga se-Kecamatan Bogor Timur. Kita ikhtiar untuk semua,” ucap Jenal Mutaqin.
Karena sudah resmi menjadi aset pemerintah, Jenal Mutaqin meminta kepada warga untuk merawat dan menjaga lahan ini. Bahkan, kepengurusan TPU nantinya juga akan melibatkan warga setempat.
“Nanti pak camat dan pak lurah untuk diakomodir kepengurusannya. Yang paling penting, apa yang kita lakukan hari ini untuk masyarakat ke depannya,” ungkap Jenal Mutaqin.
Di tempat yang sama, Sekretaris Disperumkim Kota Bogor, Erwin Gunawan menambahkan, penyediaan lahan pemakaman menjadi salah satu tugas dan langkah prioritas dari Disperumkim.
Erwin juga menjelaskan bahwa TPU di Sindangrasa ini menambah jumlah daftar TPU di enam kecamatan yang ada di Kota Bogor.
Seperti diketahui, di Bogor Selatan sudah ada TPU Mulyaharja, Bogor Utara ada TPU Cimahpar, Bogor Barat ada TPU Setu Gede, sedangkan Tanah Sareal ada TPU Kayumanis dan Blender.
“Hanya tinggal Bogor Tengah dan Timur ini. Alhamdulillah sekarang Bogor Timur sudah ada dengan proses perjalanan yang panjang,” tutupnya. (her)












