Bogor, pelitabaru.com – Sehari setelah resmi didapuk jadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung melakukan sejumlah gebrakan yang sangat fundamental bagi korps Bhayangkara.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 19 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) diganti. Menariknya, dari deretan perwira itu, ada satu nama yang cukup menarik perhatian publik.
Ya, dialah Irjen Arman Achdiat. Pria kelahiran Kabupaten Bogor pada 20 Desember 1970 itu, dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Riau menggantikan Irjen Herry Heryawan.
Arman yang sebelumnya merupakan perwira tinggi Polri yang bertugas di Badan Intelijen Negara (BIN) ini merupakan sosok yang cukup dekat dengan masyarakat.
Hal ini dikuatkan dalam pernyataannya sehari setelah dilantik sebagai Kapolda Riau. Kepada wartawan, Arman memastikan visi dan misi Kapolri Jenderal Suyudi untuk menjadikan Polisi yang benar-benar dekat dengan masyarakat.
“Kalau kita bicara polisi, harus dekat dengan masyarakat, berarti kita harus ada empati, responsif, peduli dan loyalitas kepada masyarakat,” kata Arman dikutip Senin (5/10/2026).
Ya, menurut Arman, kehadiran polisi secara fisik di lapangan tidaklah cukup, melainkan harus dibarengi dengan pelayanan yang responsif, rasa kepedulian tinggi, dan loyalitas pada masyarakat.
Bahkan, Arman secara tegas mengingatkan seluruh anggota agar pantang melakukan tindakan yang dapat menyakiti hati warga yang seharusnya mereka lindungi dan ayomi.
Ia meyakini, kepercayaan publik hanya bisa diraih secara utuh apabila kepolisian mampu dicintai rakyat lewat pemberian pelayanan yang terbaik dan tulus.
“Sebagai polisi jangan sakiti masyarakat, kita sendiri kan juga tidak ingin disakiti. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bagaimana bisa dipercaya kalau tidak dicintai,” tambahnya.
Sifat Arman ini memang selaras dengan jejak rekamnya di kepolisian yang selalu dekat dengan masyarakat. Perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1992 yang juga tercatat menempuh pendidikan PTIK pada 2001 dan Sespim pada 2008 ini memang lama malang melintang di korps Lalu Lintas.
Arman tercatat pernah menduduki posisi Direktur Lalu Lintas Polda NTB pada 2017. Disini Arman menginisiasi Program Pahala dan Program Trampolin dalam upata peningkatan pelayanan dan inovasi di bidang lalu lintas. Hebatnya, dua program ini menjadi unggulan Ditlantas Polda NTB saat itu.
Tak hanya itu, Arman juga mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lalu lintas. Dokumen Standar Operasional Prosedur Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda NTB tahun 2017 mencatat RTMC sebagai pusat komando, koordinasi, komunikasi dan informasi lalu lintas di wilayah NTB. Dokumen tersebut ditandatangani Arman dalam kapasitasnya sebagai Dirlantas Polda NTB.
Setelah bertugas di NTB, karier Arman berlanjut di Korps Lalu Lintas Polri. Pada 2021 hingga 2023, ia tercatat sebagai Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri dengan pangkat Kombes Pol. Dalam posisi tersebut, ia banyak terlibat dalam program pendidikan dan keselamatan berlalu lintas.
Salah satu program yang menjadi perhatian Arman ketika bertugas di Korlantas adalah Kampung Tertib Lalu Lintas. Program tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran berlalu lintas mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat.
Pada 2022, Arman juga turut meninjau dan meresmikan Kampung Tertib Lalu Lintas di Desa Padarek, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Ia juga mendorong pendidikan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Dalam kegiatan Korlantas Polri, Arman terlibat dalam program integrasi pendidikan lalu lintas ke mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
Pendekatan tersebut diarahkan untuk membentuk budaya tertib berlalu lintas sejak lingkungan pendidikan.
Pada 2024, Arman masuk dalam daftar kandidat seleksi terbuka jabatan Direktur Strategi dan Kerja Sama Dalam Negeri di Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dokumen PPATK mencatat jabatan Arman saat itu sebagai Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri.
Setahun kemudian, karier Arman bergerak ke tingkat perwira tinggi. Dalam upacara kenaikan pangkat 22 perwira tinggi Polri pada 2025, Arman tercatat naik pangkat menjadi Brigjen Pol dan ditempatkan sebagai Pati Korlantas Polri dengan penugasan pada BIN. (don)












