IKWAL Bekali Mahasiswa STKIP Syekh Manshur dan STISIP Banten Raya dengan Pelatihan Jurnalistik

oleh
banner 468x60

Lebak, pelitabaru.com – Ikatan Wartawan Lebak (IKWAL) menggelar pelatihan penulisan berita dan pemahaman dasar kejurnalistikan bagi mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) dari UKM Tikom STKIP Syekh Manshur dan UKM LPM Dialektika STISIP Banten Raya.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, beretika, dan berimbang.

banner 336x280

Dalam pelatihan tersebut, Humas IKWAL Firdaus Lengkara dipercaya menjadi narasumber dengan membawakan materi mengenai Kode Etik Jurnalistik serta teknik dasar penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik, mulai dari prinsip 5W+1H, penyusunan lead, akurasi data, hingga pentingnya melakukan verifikasi informasi sebelum dipublikasikan.

Ketua Ikatan Wartawan Lebak (IKWAL), Irfan Hilmi yang akrab disapa Adok, berharap pelatihan jurnalistik tersebut dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa yang memiliki minat di dunia pers untuk mengembangkan kemampuan dan profesionalismenya sejak di bangku kuliah.

“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi modal awal bagi para mahasiswa yang memiliki ketertarikan di bidang jurnalistik. Melalui pemahaman tentang kode etik, teknik peliputan, dan penulisan berita yang benar, mereka akan lebih siap apabila di kemudian hari memilih profesi sebagai jurnalis. Pers mahasiswa merupakan tempat yang tepat untuk menempa kemampuan, integritas, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Adok.

Menurutnya, IKWAL berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas pers mahasiswa melalui berbagai kegiatan edukatif sebagai bagian dari upaya mencetak generasi jurnalis muda yang berintegritas, profesional, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu. Firdaus Lengkara menegaskan bahwa pers mahasiswa memiliki peran strategis sebagai wadah pembelajaran sekaligus kontrol sosial di lingkungan kampus.

“Pers mahasiswa merupakan tempat lahirnya calon-calon jurnalis yang memiliki integritas. Karena itu, pemahaman terhadap kode etik jurnalistik harus menjadi pondasi utama agar setiap produk berita yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong para peserta agar tidak hanya mampu menulis berita dengan baik, tetapi juga menjunjung tinggi independensi, objektivitas, serta profesionalisme dalam setiap kegiatan peliputan.

Ketua UKM Tikom STKIP Syekh Manshur, Ilham Hidayat, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan dari IKWAL memberikan bekal yang sangat dibutuhkan oleh anggota pers mahasiswa dalam menjalankan tugas jurnalistik di lingkungan kampus.

“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat. Kami mendapatkan pemahaman baru mengenai teknik penulisan berita yang benar sekaligus pentingnya memegang teguh kode etik jurnalistik dalam setiap proses peliputan,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua UKM LPM Dialektika STISIP Banten Raya, Irfan Suganda. Ia mengaku para peserta mengikuti pelatihan dengan penuh antusias karena ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung, baik saat meliput kegiatan kampus maupun peristiwa di tengah masyarakat.

“Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi anggota kami untuk meningkatkan kualitas pemberitaan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga pers mahasiswa semakin profesional, kritis, dan mampu menyajikan informasi yang akurat serta edukatif,” ungkap Irfan.

Melalui kegiatan tersebut, IKWAL berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan dengan lembaga pers mahasiswa di Kabupaten Lebak dalam mencetak generasi jurnalis muda yang memahami etika profesi, memiliki kemampuan menulis yang baik, serta mampu menghadirkan informasi yang kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat. (fan)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *