Gonjang-Ganjing Proyek Videotron Untuk 40 Kecamatan, Wildan: Anggaran Untuk Sarana Prasarana Kecamatan

oleh
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan angkat bicara soal gonjang-ganjing proyek pengadaan videotron untuk 40 kecamatan se Bumi Tegar Beriman.

banner 336x280

Menurutnya, pengadaan itu merupakan bagian dari anggaran sarana dan prasarana kantor kecamatan dan pemanfaatan anggaran sarana dan prasarana kantor di setiap kecamatan tidak selalu sama.

“Ya bagian dari sarana dan prasarana, kami juga tidak detail itu melihat videotron. Karena memang kewenangannya ada di masing-masing kecamatan. Jadi klo BPKAD hanya melihat pada sub kegiatan. Sub kegiatannya adalah sarana dan prasaran kantor,” kata Wildan dilihat dari video yang diunggah akun TikTok @titik.bogor, Minggu (18/10/2026).

Lebih lanjut, Wildan juga mengatakan, sejumlah kecamatan yang memilih mengadakan videotron menggunakan perangkat jenis indoor atau untuk kebutuhan di dalam ruangan.

“Rinciannya, diserahkan ke masing-masing kecamatan. Kemarin juga ada yang penataan lingkungan ada yang perbaikan lobi ada juga yang videotron yah, yang internal ya, didalam bukan yang diluar. Anggaran kecamatan semuanya,” jelas Wildan lagi.

Terkait besaran anggaran sarana dan prasarana kantor kecamatan, Wildan menyebut nilainya bervariasi. Beberapa kecamatan memiliki alokasi anggaran lebih dari Rp2 miliar, sedangkan kecamatan lainnya berada di kisaran Rp1 miliar.

“Rata-rata diatas yang dua miliar kalau untuk sarana dan prasarananya. Ada yang satu miliar jadi beda-beda. Tidak wajib kita mah. Kita hanya, silahkan sarana prasarana. Kalau didalamkan untuk rapat dan untuk kerja didalam aja tidak bisa diluar. Ya bukan videotron luar ya,” ujarnya.

Diketahui, sedikitnya sembilan kecamatan mencatat paket pengadaan videotron indoor dalam data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP. Perangkat tersebut direncanakan untuk kebutuhan di dalam kantor, seperti menunjang rapat, bukan layar luar ruang untuk iklan atau penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dari data SiRUP LKPP juga, ada sembilan kecamatan yang memasukkan pengadaan videotron untuk 2026, yakni Rancabungur, Cigombong, Sukaraja, Kemang, Gunungsindur, Cisarua, Tamansari, Nanggung, dan Leuwisadeng.

Setiap paket tercatat bernilai Rp978.724.990. Jika dihitung untuk sembilan paket, total anggaran pengadaan tersebut mencapai Rp8.808.524.910. (duan/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *