Forkabi: Dinamika Perubahan dan Konsolidasi Organisasi

oleh
Istimewa
banner 468x60

Oleh: Arif Rahman Hakim, (Anggota FORKABI BOGOR)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakuh

banner 336x280

Perubahan merupakan suatu keniscayaan dalam kehidupan organisasi. Dalam perspektif organisasi modern, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberlangsungan dan efektivitas organisasi.

Organisasi yang mampu merespons perkembangan internal maupun eksternal secara tepat akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mempertahankan eksistensi dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Dalam konteks tersebut, setiap upaya perubahan pada dasarnya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas organisasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta memastikan bahwa organisasi tetap relevan terhadap kebutuhan dan aspirasi anggotanya.

Oleh karena itu, perubahan tidak seharusnya dipahami sebagai bentuk pertentangan terhadap individu tertentu, melainkan sebagai bagian dari proses penguatan organisasi yang dilakukan secara konstitusional dan demokratis.

Dinamika Aspirasi Perubahan di FORKABI

Keinginan untuk melakukan pembenahan organisasi muncul dari berbagai unsur FORKABI, baik yang berasal dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) maupun Badan Otonom (Banom), yang terdiri atas SBIF, Srikandi FORKABI, dan Komando Kujang FORKABI.

Aspirasi tersebut berkembang melalui berbagai forum diskusi yang difasilitasi oleh Majelis Pertimbangan Organisasi dan Pengawasan (MPOP) Abang Iwan Sa’alih dan Kolonel Djuanda, dengan tujuan mencari solusi terbaik bagi keberlangsungan organisasi tanpa menimbulkan perpecahan internal.

Sebagai tindak lanjut dari aspirasi tersebut, MPOP memfasilitasi pertemuan antara perwakilan DPD, Banom, dan Ketua Umum FORKABI periode 2021–2026, Drs. H. Abdul Ghoni.

Pertemuan yang diselenggarakan di Green Terrace TMII tersebut menjadi ruang dialog bagi seluruh peserta untuk menyampaikan pandangan, kritik, maupun usulan konstruktif terkait arah organisasi ke depan.

Dalam forum tersebut, mayoritas peserta menyatakan dukungan terhadap kemungkinan pencalonan kembali Drs. H. Abdul Ghoni sebagai Ketua Umum FORKABI periode 2026–2031.

Namun demikian, dukungan tersebut disertai sejumlah rekomendasi dan persyaratan yang dipandang penting sebagai bagian dari agenda pembaruan organisasi.

Rekomendasi tersebut kemudian dituangkan secara tertulis dalam bentuk surat yang ditandatangani oleh sebagian besar DPD dan Banom FORKABI. Surat tersebut dimaksudkan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong penguatan organisasi melalui mekanisme yang partisipatif dan terukur.

Perkembangan Situasi Organisasi

Dalam perkembangannya, surat yang telah disampaikan tersebut tidak memperoleh tanggapan sebagaimana yang diharapkan oleh para pihak yang menginisiasinya.

Kondisi tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan serta kekhawatiran di kalangan DPD dan Banom mengenai arah komunikasi dan pengambilan keputusan dalam organisasi.

Selanjutnya, MPOP juga menyampaikan surat pengingat terkait berakhirnya masa jabatan Ketua Umum pada 21 Februari 2026 dan status demisioner yang melekat setelah berakhirnya masa jabatan tersebut. Namun, surat tersebut juga tidak memperoleh respons yang memadai.

Situasi tersebut mendorong DPD dan Banom untuk melakukan konsolidasi organisasi guna mencari alternatif kepemimpinan yang dinilai mampu mengakomodasi semangat perubahan, memperkuat tata kelola organisasi, serta menjawab harapan anggota FORKABI secara lebih luas.

Proses Pencalonan Kepemimpinan

Melalui serangkaian diskusi dan pertimbangan organisasi, muncul nama Eko Suherman, Ketua SBIF, sebagai salah satu figur yang dipandang memiliki kapasitas kepemimpinan. Pertimbangan tersebut didasarkan pada pengalaman dan capaian yang ditunjukkannya selama memimpin SBIF yang menjadi tanggung jawabnya.

Meskipun demikian, Eko Suherman menyampaikan apresiasi terhadap gagasan perubahan yang berkembang, namun memilih untuk tidak maju sebagai calon Ketua Umum FORKABI periode 2026–2031.

Dalam proses selanjutnya, perhatian DPD dan Banom tertuju kepada H. Achmad Azran, S.E., seorang kader FORKABI yang juga mengemban amanah sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari Provinsi DKI Jakarta.

Setelah melalui proses komunikasi, pendalaman visi, serta pembahasan bersama berbagai unsur organisasi, mayoritas DPD dan Banom menyatakan dukungan terhadap pencalonannya sebagai Ketua Umum FORKABI.

Legitimasi Musyawarah Besar VI FORKABI

Musyawarah Besar (Mubes) VI FORKABI Tahun 2026 yang diselenggarakan di Depok merupakan forum tertinggi organisasi yang memiliki kewenangan untuk menentukan arah kebijakan organisasi, termasuk memilih Ketua Umum.

Berdasarkan proses verifikasi legal standing peserta yang memiliki hak suara sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FORKABI, Musyawarah Besar VI kemudian menetapkan H. Achmad Azran, S.E. sebagai Ketua Umum FORKABI periode 2026–2031 pada tanggal 23 Mei 2026, dengan visi dan misi Perubahan yang di usung, maka Ketua Umum terpilih memberikan Slogan baru untuk FORKABI, YANG LOYAL, BAHAGIA sebagai niat untuk kesejahteraan Organisasi dan Anggota.

Penetapan tersebut merupakan hasil dari mekanisme organisasi yang dijalankan melalui forum konstitusional dan menjadi bagian dari dinamika demokrasi internal organisasi.

Penutup

Perubahan kepemimpinan merupakan bagian yang lazim dalam siklus kehidupan organisasi. Yang terpenting bukanlah perbedaan pilihan yang muncul selama proses berlangsung, melainkan kemampuan seluruh elemen organisasi untuk kembali bersatu setelah keputusan ditetapkan.

Ke depan, FORKABI diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta memperluas kontribusinya bagi masyarakat Betawi dan pembangunan daerah.

Dengan semangat persatuan dan penghormatan terhadap mekanisme organisasi, FORKABI memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai organisasi yang adaptif, demokratis, dan berorientasi pada kemajuan bersama. (*)

 

Hidup FORKABI

Kita jaga BETAWI

Yang Bandel, Beri!!!

Yang Loyal, Bahagia!!!

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *