Bupati Rudy: Kami Mendengar, Tindaklanjuti dan Realisasi

oleh
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Program ‘Kami Mendengar’ yang diinisiasi langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto bukan sekedar agenda belaka. Bagi orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini, agenda ini merupakan salah satu strategi memperkuat budaya pemerintahan yang hadir di tengah masyarakat.

banner 336x280

Hal itu terbukti dalam kunjungan Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran perangkat daerah meninjau SD Negeri 05 Lulut, Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Senin (27/7/2026).

Disini, Rudy tak hanya meninjau kondisi bangunan sekolah dan memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik, ia juga sengaja berdialog langsung dengan para siswa untuk mendengar pengalaman mereka mengikuti program tersebut.

“Anak-anak menyampaikan harapan mereka dengan jujur dan apa adanya. Mereka berharap Program Makan Bergizi Gratis terus dilaksanakan. Masukan seperti ini menjadi perhatian kami karena pembangunan harus dimulai dari kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan anak-anak,” katanya.

Dari hasil kunjungan tersebut, Pemkab Bogor pun langsung menetapkan sejumlah langkah cepat. Salah satunya melakukan pengeboran sumur dalam untuk mengatasi krisis air bersih yang menyebabkan empat toilet di sekolah tidak dapat digunakan.

Rudy mengungkapkan, hasil kunjungan melalui program Kami Mendengar tidak berhenti pada proses menerima aspirasi, tetapi langsung diikuti dengan penyusunan solusi bersama berbagai pihak.

Menurutnya, pembangunan Kabupaten Bogor tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“”Melalui program Kami Mendengar, kami mempertemukan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan,” katanya.

“Tadi bahkan ada yang langsung menyatakan siap membantu pembangunan toilet, ada yang siap mendukung perluasan lahan, dan ada pula yang membantu kebutuhan lainnya. Inilah semangat gotong royong yang ingin terus kita bangun,” tambah Rudy.

Ia menegaskan, program Kami Mendengar merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif, cepat bertindak, dan berorientasi pada penyelesaian masalah masyarakat.

“Besar kecilnya persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila pemerintah hadir, mendengar secara langsung, kemudian bergerak bersama seluruh pemangku kepentingan. Kekuatan terbesar Kabupaten Bogor adalah masyarakatnya, sehingga pembangunan harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Rudy.

Sekedar diketahui, kegiatan Kami Mendengar dilaksanakan secara serentak di lebih dari 100 sekolah sebelum masa libur sekolah. Program ini sendiri diinisiasi mengingat, Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sekaligus memiliki jumlah SD dan SMP negeri terbanyak, membutuhkan kebijakan yang didasarkan pada kondisi riil di lapangan.

“Ketika kita ingin melakukan percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus pembangunan sumber daya manusia, kita harus melihat langsung kondisi yang sebenarnya. Karena itu saya meminta Dinas Pendidikan mencari sekolah yang paling membutuhkan perhatian agar pemerintah dapat menentukan langkah penanganan yang tepat,” tutup Rudy. (duan/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *