Bupati Rudy Diganjar Penghargaan UHC Award 2026

oleh -170 Dilihat
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Komitmen Bupati Rudy Susmanto memprioritaskan sektor kesehatan bukan sekedar omon-omon belaka. Buktinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor diganjar penghargan Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Madya, dari Pemerintah Pusat bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, Senin (27/1/2026).

banner 336x280

Penghargaan ini tentunya bukan sekedar seremoni, tapi bukti dari program sasaran yang dicanangkan Bupati Rudy dalam mewujudkan pelayanan kesehatan secara merata bagi warga Kabupaten Bogor.
Ya, meski baru seumur jagung menjabat sebagai pimpinan di Bumi Tegar Beriman, Bupati Rudy sukses mendorong tingkat kepesertaan mencapai 99 persen serta keaktifan di atas 80 persen.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja tanpa lelah. Ini adalah bukti nyata dari kerja bersama, kepedulian, dan komitmen untuk memastikan hak kesehatan masyarakat terpenuhi melalui kehadiran layanan kesehatan yang inklusif,” kata Rudy.

Lebih lanjut, dikatakan Rudy lagi, dengan penghargaan ini, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kesehatan di Kabupaten Bogor untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Tetap semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Pak Bupati menghadiri acara penerimaan UHC Award, dan Kabupaten Bogor menerima penghargaan UHC Award Kategori Madya dengan tingkat kepesertaan mencapai 99 persen serta keaktifan di atas 80 persen. Mudah-mudahan tahun depan kita dapat meraih UHC Award kategori utama. Terima kasih,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa pencapaian UHC di Indonesia merupakan tonggak sejarah penting. Per 1 Agustus 2024, jumlah penduduk Indonesia yang terlindungi Program JKN telah mencapai lebih dari 98 persen dari total populasi nasional.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, tantangan utama bukan hanya pada angka kepesertaan, tetapi juga pada peningkatan mutu dan pemerataan layanan kesehatan.

“BPJS Kesehatan terus melakukan transformasi layanan melalui perluasan akses fasilitas kesehatan, digitalisasi layanan JKN, serta komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan setara bagi seluruh masyarakat,” terangnya.
Penghargaan UHC Award 2026 ini diharapkan menjadi motivasi bagi Kabupaten Bogor untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan dan layanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. (don)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *