Bontang, Pelitabaru.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang terus melakukan perluasan kepesertaannya. Salah satunya dengan menggandeng Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ) Kutai Timur untuk memberikan sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada petani sawit.
Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Kepada petani sawit yang di bina oleh GIZ Kutai Timur dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang dengan menggandeng Fasilitator GIZ dari masing-masing sekolah Lapang GIZ di Kecamatan Rantau Pulung dan Bengalon Kabupaten Kutai Timur pada 9 sampai dengan 12 Desember 2024.
Peserta yang hadir terdiri dari Pemilik Kebun dan Petani sawit swakelola yang di bina oleh fasilitator GIZ Kutai Timur. Para Petani Sawit menyambut baik kegiatan tersebut dan sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.
“Program jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting, karena menyangkut perlindungan terhadap tenaga kerja yang memiliki risiko terutama kecelakaan kerja dan kematian tak terlepas dari petani sawit yang dibina oleh GIZ Kutai Timur,” cetus Arvino, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang.
Arvino mengatakan untuk para petani sawit yang dibina oleh GIZ Kutai Timur wajib mendaftarkan diri minimal pada 2 program jaminan sosial ketenagakerjaan yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).
Lebih lanjut Arvino menjelaskan untuk program JKK salah satu manfaatnya biaya pengobatan tanpa batas sampai dinyatakan sembuh, berapapun biayanya akan kami bayarkan sesuai kebutuhan medis. Untuk JKM salah satu manfaatnya adalah santunan berupa uang tunai senilai Rp42 juta jika peserta meninggal bukan karena kecelakaan kerja, misalnya meninggal karena sakit akan kami bayarkan haknya.
Melalui BPJamsostek, negara hadir memberi kepastian jaminan kepada pekerja dan masyarakat pekerja di seluruh Indonesia dalam hal apabila terjadi risiko sosial.
“Setelah kami sampaikan manfaat program dan kemudahan mendaftar menjadi peserta, harapannya para peserta sosialisasi khususnya Pemilik Kebun dan Petani sawit swakelola yang di bina oleh fasilitator GIZ Kutai Timur segera mendaftarkan diri menjadi peserta Bpjamsostek,” ucap Arvino.
Arvino menuturkan, dengan terlindungi program Bpjamsostek maka para pekerja bisa tenang dalam melakukan kegiatan atau aktivitas karena sudah terlindungi dari risiko-risiko sosial.
“Kami sangat peduli dengan pekerja yang masih dibayang-bayangi oleh risiko pekerjaan. Kami harap dengan sosialisasi ini mereka mengerti hak-hak mereka, karena manfaatnya yang sangat besar dengan nilai iuran yang sangat terjangkau,” jelasnya.
Ia pun mengajak para Pemilik Kebun dan Petani sawit swakelola untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial, mereka juga bisa mendaftarkan para pekerja di sekeliling mereka seperti asisten rumah tangga, supir, tukang kebun untuk di daftarkan program SERTAKAN agar seluruh kalangan pekerja dapat terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Dengan begitu, para pekerja bisa mencari penghasilan lebih aman dan terjamin. Terutama ketika terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” tutup Arvino. (adi/*)












