Bandung, Pelitabaru.com – Perjalanan hidup dan pengabdian Dr. Clara Vidhia, S.T., M.T. adalah potret tentang ketekunan, kepemimpinan, dan dedikasi panjang dalam dunia pendidikan dan pelayanan masyarakat. Lahir di Jakarta pada 24 Agustus 1978, sosok perempuan akademisi ini menapaki jalan pengabdian dengan keyakinan bahwa ilmu pengetahuan harus memberi manfaat nyata bagi sesama.
Saat ini, Dr. Clara Vidhia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Siliwangi Bandung, sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Kerja Sama dan Pengabdian kepada Masyarakat Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Dosen (FKD) Indonesia. Dua peran strategis ini mempertemukan kepemimpinan akademik dan pengabdian nasional dalam satu visi yaitu menjadikan pendidikan sebagai kekuatan transformasi sosial.
Jejak pendidikannya mencerminkan konsistensi dan keberanian melintas disiplin ilmu. Berawal dari Teknik Sipil di Universitas Pancasila, dilanjutkan Magister di Universitas Brawijaya Malang, hingga meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan di Universitas Islam Nusantara Bandung, Dr. Clara terus memperluas cakrawala keilmuan. Hingga kini, semangat belajarnya belum padam dengan menempuh studi Sarjana Hukum di Universitas Jayabaya.
Pengalaman panjang sebagai Dosen, Dekan, hingga Direktur Pascasarjana membentuk karakter kepemimpinannya yang humanis dan tegas. Ia tidak hanya membangun institusi, tetapi juga menumbuhkan ekosistem akademik yang mendorong riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat. Berbagai karya ilmiahnya yang dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional menjadi bukti komitmennya dalam mengembangkan ilmu berbasis kepemimpinan, manajemen pendidikan, dan rekayasa teknik.
Di luar kampus, Dr. Clara dikenal luas sebagai organisator ulung. Ia aktif dalam berbagai organisasi profesi, sosial, dan kebangsaan, termasuk keterlibatannya sebagai Dewan Hakim pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dan PON XXI Aceh–Sumatera Utara. Peran-peran ini menegaskan kemampuannya menjaga integritas, keadilan, dan profesionalisme dalam ruang pengabdian yang lebih luas.
Sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Kerja Sama dan Pengabdian kepada Masyarakat DPP FKD Indonesia, Dr. Clara berada di garda depan membangun sinergi dosen di 38 provinsi. Ia mendorong kolaborasi lintas perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas masyarakat agar hasil riset dan keilmuan dosen tidak berhenti di ruang seminar, tetapi hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan bangsa.
“Dosen bukan hanya pendidik di kelas, tetapi agen perubahan sosial,” menjadi prinsip yang ia pegang teguh. Melalui FKD, ia memperkuat program pengabdian kepada masyarakat yang menyentuh daerah-daerah marginal, memberdayakan perempuan, dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Kiprah panjangnya dalam organisasi perempuan, pendidikan, dan kemasyarakatan memperlihatkan komitmen kuat terhadap nilai pengabdian, kepemimpinan, dan keteladanan. Penghargaan sebagai Pemerhati Pendidikan dari DPP FKD Indonesia tahun 2025 menjadi pengakuan atas dedikasi tersebut.
Bagi Dr. Clara Vidhia, kepemimpinan bukan tentang posisi, melainkan tentang kebermanfaatan. Dari ruang kelas hingga ruang pengabdian, dari kampus hingga masyarakat, ia terus meneguhkan perannya sebagai pendidik yang mengabdi, pemimpin yang melayani, dan perempuan inspiratif yang merawat harapan melalui ilmu pengetahuan. (adi/*)












