Jakarta, Pelitabaru.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Plaza BPJamsostek menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) bagi lebih dari 100 tenaga kerja PT Matsuoka Industries. Kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai Manfaat Layanan Tambahan (MLT) dan imbauan agar pekerja menghindari praktik percaloan dalam proses klaim Jaminan Hari Tua (JHT).
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Plaza BPJamsostek, Ramdani, menegaskan proses klaim JHT tidak dipungut biaya. Oleh karena itu, peserta diminta untuk tidak menggunakan jasa pihak ketiga yang menawarkan bantuan pencairan dana.
“Kami tegaskan, proses klaim JHT itu gratis dan hanya dilakukan melalui jalur resmi seperti aplikasi JMO, website LAPAK ASIK, atau langsung datang ke kantor cabang. Kalau pakai calo, tentu ada biaya tambahan yang tidak perlu,” ujar Ramdani.
Lebih lanjut, Ramdani mengingatkan peserta agar selalu memanfaatkan kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan, termasuk aplikasi JMO yang dapat digunakan untuk klaim dengan saldo di bawah Rp15 juta. Sementara itu, untuk saldo di atas Rp15 juta, pengajuan dapat dilakukan melalui kanal LAPAK ASIK.
“Apabila ada keraguan atau membutuhkan informasi tambahan, peserta bisa langsung menghubungi perangkat desa, pembina, atau petugas resmi BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Ramdani.
Dalam sosialisasi ini, tim BPJS Ketenagakerjaan Plaza BPJamsostek juga menyampaikan materi terkait tata cara penggunaan JMO, termasuk fitur reset akun, update data, hingga pemanfaatan fasilitas pembiayaan rumah melalui program MLT. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar manfaat layanan tambahan maupun proses klaim JHT.
Meski kegiatan berjalan efektif, keterbatasan waktu membuat belum semua peserta dapat melakukan reset akun JMO secara langsung. Manajemen PT Matsuoka Industries menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan keinginan untuk mengadakan sesi lanjutan agar seluruh tenaga kerja bisa mendapatkan edukasi menyeluruh sekaligus menyelesaikan administrasi terkait JMO.
Ramdani mengatakan pihaknya merekomendasikan tindak lanjut berupa penjadwalan ulang sosialisasi, penyediaan booth pelayanan cepat untuk reset akun secara onsite. Begitu pula akan terus menyebarkan materi edukasi digital agar pemahaman mengenai JMO semakin meluas. (adi/*)












