Bogor, pelitabaru.com – Sebanyak 441 calon jamaah haji asal Kota Bogor yang masuk ke dalam kloter 10 dilepas Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Masjid Raya Al Mi’raj, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (2/5/2026).
Turut hadir Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil bersama istri, Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi dan unsur Forkopimda Kota Bogor.
Dengan penuh haru, Dedie Rachim menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci merupakan keberkahan besar yang patut disyukuri, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan tersebut.
“Hari ini, insyaallah bapak dan ibu telah mendapatkan keberkahan menjadi tamu Allah. Jadikan kesempatan ini sebagai pintu untuk semakin bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan. Saya juga mendoakan bapak dan ibu semua menjadi haji yang mabrur,” ujar Dedie Rachim.
Ia menuturkan, berdasarkan aspirasi yang diterimanya dari masyarakat, masa tunggu keberangkatan haji saat ini masih cukup panjang, yakni mencapai sekitar 29 tahun.
Karena itu, ia berharap ada kebijakan yang dapat mempercepat proses keberangkatan sekaligus menambah kuota haji.
Para jamaah dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Juni 2026. Sementara itu, jumlah calon jamaah haji Kota Bogor yang masuk daftar tunggu mencapai 24.479 orang, terdiri atas 22.550 jamaah reguler dan 1.929 jamaah lanjut usia (lansia), dengan estimasi masa tunggu sekitar 29 tahun.
Dedie Rachim berharap pemerintah Arab Saudi dan pemerintah Indonesia dapat terus bersinergi dalam upaya mempercepat proses pelayanan ibadah haji, termasuk penambahan kuota, sehingga masa tunggu keberangkatan dapat dipersingkat.
“Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya menyampaikan rasa syukur dan turut berbahagia. Semoga seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” ucapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh calon jamaah haji untuk menjaga niat yang ikhlas, mematuhi seluruh ketentuan, menjaga kesehatan, saling tolong-menolong, serta menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci.
“Jadilah duta Kota Bogor yang mencerminkan akhlak mulia, kedisiplinan, dan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” kata Dedie Rachim.
Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Indra Karmawan, menyampaikan bahwa jamaah haji Kota Bogor termuda berusia 22 tahun, sedangkan jamaah tertua berusia 84 tahun.
“Secara umum kondisi kesehatan jamaah dalam keadaan baik. Insyaallah tahun ini pelayanan juga lebih tertata dan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya bagi jamaah yang tergabung dalam embarkasi JKS Bekasi,” ujar Indra.
Ia juga mengingatkan bahwa cuaca panas di Tanah Suci yang diperkirakan mencapai 45 hingga 48 derajat Celsius menjadi tantangan tersendiri, sehingga para jamaah diminta mempersiapkan diri secara optimal, baik fisik, mental, maupun kebutuhan pendukung lainnya. (Zie)












