Semarang, pelitabaru.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang membidik pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam rangkaian pembukaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Kota Semarang sendiri dipercaya menjadi tuan rumah dalam helatan dua tahunan ini.
Walikota Agustina Wilujeng mengatakan bahwa Kota Semarang sudah terus melakukan koordinasi dan menyiapkan sisi teknis maupun partisipasi masyarakat.
“Kota Semarang sangat siap untuk menyambut MTQ. Beberapa persiapan sudah, masyarakat juga antusias untuk berpartisipasi besok saat penyelenggaraan,” kata Agustina.
Sejumlah kesiapan penyelenggaraan, mulai dari kirab hadroh sebagai bagian prosesi pembukaan, festival hadroh tingkat nasional, hingga penyelenggaraan expo kaligrafi dan kawasan halal food.
Ada pula, beberapa wisata religi juga dihadirkan Pemkot Semarang, termasuk pengembangan desa wisata dan kawasan budaya seperti Pasar Johar dan Kota Lama.
Menurut Agustina, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci utama. Ada pemecahan Rekor MURI, pada pembukaan acara diusulkan dapat tercatat mendapatkan rekor untuk peserta terbanyak yang menyanyikan mars MTQ Nasional 2026.
“Kami mengusulkan pencatatan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk menyanyikan Mars MTQ dengan peserta terbanyak saat pembukaan. (Kegiatan ini) akan melibatkan siswa, santri, dan ibu-ibu pengajian,” ucap Agustina.
Sebagai pihak penyelenggara, Walikota Agustina menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas Kota Semarang yang ditunjuk menjadi tuan rumah.
“Terima kasih atas kepercayaan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Kementerian Agama atas dukungan dorongan sehingga Kopta Semarang menjadi titik pelaksanaan event nasional yang sangat bergengsi. Mudah-mudahan semua persiapan kita lancar,” ucap Agustina. (din)












