Prabowo Siapkan Skenario Hadapi Krisis

oleh
banner 468x60

Jakarta, Pelita Baru

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran pemerintah untuk tetap waspada terhadap dinamika global yang berkembang saat ini. Presiden menegaskan bahwa meskipun Indonesia berada dalam kondisi relatif aman, pemerintah tidak boleh lengah dan harus mempersiapkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan terburuk yang dapat memengaruhi stabilitas energi dan ekonomi nasional.

banner 336x280

“Kita menghadapi perkembangan global di kawasan Eropa dan Timur Tengah yang dapat berdampak pada harga bahan bakar minyak. Harga BBM juga dapat memengaruhi harga pangan. Namun alhamdulillah kita sudah mengamankan kebutuhan pangan yang mendasar,” ujar Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Presiden juga menyinggung langkah-langkah yang dilakukan sejumlah negara dalam menghadapi situasi global saat ini, termasuk kebijakan efisiensi yang diterapkan pada berbagai sektor.

Ia meminta jajaran pemerintah melakukan kajian lebih lanjut terkait langkah-langkah efisiensi yang dapat diterapkan di dalam negeri. “Beberapa negara bahkan kembali menerapkan pola kerja dari rumah hingga 50 persen untuk menghemat energi. Hal-hal seperti ini perlu kita kaji,” katanya.

Selain itu, presiden menekankan pentingnya upaya penghematan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak, sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap ketidakpastian global.

“Meskipun kita relatif aman, kita tetap harus melakukan penghematan konsumsi energi. Kita harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan yang terjadi,” ujarnya.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas keuangan negara, termasuk dengan mengendalikan defisit anggaran.

Menurutnya, pemerintah menargetkan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang semakin sehat dan ideal. “Cita-cita kita adalah memiliki anggaran yang seimbang atau balance budget. Itu merupakan kondisi yang paling ideal bagi pengelolaan keuangan negara,” jelasnya.

Terkait cadangan bahan bakar minyak, presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat penguatan ketersediaan energi nasional.

Ia juga mengingatkan jajarannya untuk terus melakukan langkah proaktif, termasuk melalui upaya penghematan konsumsi energi.

“Kita tidak bisa beranggapan bahwa apa pun yang terjadi kita akan selalu aman. Kita harus tetap berupaya mengurangi konsumsi BBM dan meningkatkan efisiensi,” tegasnya.

Selain itu, Prabowo juga menegaskan bahwa setiap langkah dan kebijakan pemerintah dalam membangun bangsa senantiasa mengedepankan kepentingan rakyat.

Menurutnya, komitmen tersebut menjadi landasan pemerintah untuk terus hadir dan berpihak kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.

Ia menjelaskan komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah, lanjutnya, terus memastikan kehadiran negara dapat dirasakan hingga tingkat desa, dusun, hingga dukuh melalui percepatan pembangunan, pemerataan infrastruktur, serta berbagai program kesejahteraan sosial.

“Melalui berbagai program percepatan pembangunan, pemerataan infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan, pemerintah berupaya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Dalam keterangannya, Prabowo juga memaparkan sejumlah capaian program pemerintah selama satu setengah tahun pemerintahan Presiden Prabowo. Salah satunya adalah pembangunan 218 jembatan gantung yang diselesaikan dalam kurun waktu sekitar dua setengah bulan untuk mempermudah akses masyarakat, terutama bagi anak-anak yang menuju sekolah.

“Dengan pembangunan tersebut, anak-anak kini dapat menyeberangi sungai menuju sekolah dengan lebih aman tanpa harus melepas sepatu,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga melakukan renovasi lebih dari 16.000 sekolah beserta fasilitas sanitasi guna menciptakan lingkungan belajar yang layak, sehat, dan aman bagi para siswa di berbagai daerah.

Pemerintah juga berupaya menciptakan lingkungan digital yang aman bagi anak melalui implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Perlindungan Anak dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik atau PP TUNAS.

Di sektor ekonomi, pemerintah terus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk program gentengisasi yang bertujuan mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Selain itu, pemerintah juga melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui panen raya udang di lahan seluas 200 hektare yang melibatkan warga binaan pemasyarakatan di Nusakambangan dan Kendal.

Pemerintah juga memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat, salah satunya melalui penyaluran 70.000 mushaf Al-Qur’an serta bantuan 3.000 ekor sapi untuk tradisi Meugang di Aceh.

Menutup arahannya dalam sidang kabinet menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja bagi kepentingan rakyat dengan mengedepankan persatuan di atas kepentingan kelompok maupun golongan.

Menurutnya, kesetiaan kepada bangsa dan negara harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan dan langkah pemerintah. (fuz)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *