Semarang, pelitabaru.com – Seorang warga di Kota Semarang lapor kepada pemadam kebakaran meminta bantuan kunci gembok sepeda motornya terkunci alias tidak bisa dibuka. Saat itupun, petugas evakuasi datang ke lokasi merespons laporan itu.
Tim mengerahkan alat-alat evakuasi. Setelah di rescue, akhirnya kunci gembok berhasil dilepaskan lalu pemiliknya dapat mengendarai motor miliknya lagi.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang Ade Bhakti menjelaskan, bantuan dan rescue juga termasuk jika warga mengalami kesulitan tertentu yang membutuhkan Damkar. Apabila bisa membantu, dengan senang hati petugas akan menolong.
“Kita bantu apapun yang diminta oleh masyarakat. Asal kita bisa dan tidak ada tugas lainnya, kami upayakan dapat membantu setiap laporan,” kata Ade, Rabu (11/3/2026).
Selama ini, Damkar Kota Semarang juga telah kerap menerima segala macam laporan dari warga. Bahkan, menurut Ade, kadang-kadang ada saja masalah yang sebetulnya bukan wewenang pihaknya juga dilaporkan.
Namun, bagi Ade mewakili jajarannya, tidak mempermasalahkan sedikitpun semacam itu. Justru, ia bersama anggota ikhlas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jadi, kami sangat senang sejujurnya bila mendapat aduan bahkan sekalipun kritik akan begitu dibutuhkan. Silahkan saja, kalau ada laporan, asalkan jangan minta dicarikan jodoh,” kata Ade sedikit disertai candaan.
Melalui aduan di kanal resmi Damkar Kota Semarang, Ade menilai bahwa ada-ada saja laporan yang terbilang cukup unik. Kasus-kasus terjadi di masyarakat dominan muncul berbeda-beda, namun ada beragam persoalan, termasuk beberapa kali dipicu depresi dan usaha bunuh diri.
Menurut Ade, kecenderungan orang-orang di Semarang ingin bunuh diri atau melukai dirinya sendiri lumayan tinggi. Sehingga, menjadi kewaspadaan bagi Damkar, maka pihaknya juga berkomitmen saat bekerja dan melayani juga bisa sekaligus menyiapkan pendampingan.
“Peran kita ke depannya juga bisa memberikan pendampingan. Dengan tujuan, memberikan pemahaman agar penyesalan untuk putus asa dan depresi berhasil kita redam. Jadi, kita sekaligus multifungsi untuk membantu terhadap sesama,” kata Ade.












