HJB 2026 Dipusatkan di Malasari Nanggung, Rudy Susmanto Akan Bermalam di Rumah Bersejarah Bupati Pertama Bogor

oleh
banner 468x60

Bogor, pelitabaru.com – Cara Bupati Bogor Rudy Susmanto menghargai sejarah pendahulunya tak main-main. Ia dijadwalkan bermalam di rumah bersejarah eks pendopo Bupati Bogor pertama, Raden Ipik Gandamana, di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, saat puncak peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 pada 3 Juni 2026.

Langkah simbolis ini jadi bagian dari keputusan Pemkab Bogor memusatkan seluruh rangkaian kegiatan HJB ke-544 di Desa Malasari. Lokasi ini dipilih bukan tanpa alasan: Malasari menyimpan jejak sejarah kepemimpinan Bupati Bogor pertama.

banner 336x280

Asisten Daerah (Asda) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari membenarkan rencana tersebut. Rumah pendopo eks Bupati Ipik Gandamana memang sengaja disiapkan sebagai lokasi istirahat Rudy Susmanto selama agenda HJB berlangsung.

“Iya, Bupati akan menginap di rumah pendopo eks Bupati pertama,” kata Zaenal Ashari kepada wartawan pada, Senin (11/5/2026).

Zaenal menyebut, pemusatan HJB di Malasari diprediksi bakal menyedot animo besar. Tak hanya tamu undangan dan jajaran pemerintah, wisatawan juga diperkirakan ikut meramaikan desa di kaki Gunung Halimun Salak itu.

Pemkab Bogor pun sudah ancang-ancang. Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan terus dilakukan untuk menyiapkan penginapan hingga fasilitas pendukung bagi tamu yang ingin bermalam di Malasari.

“Mengenai penginapan dan sebagainya kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk bisa mempersiapkan jika nanti ada yang menginap di Malasari,” katanya.

Zaenal memperkirakan, total pengunjung yang hadir selama perayaan HJB ke-544 bisa tembus 2.000 hingga 3.000 orang. Jumlah itu gabungan dari unsur aparatur pemerintah dan masyarakat umum.

“Perkiraan kita bisa mencapai 2 atau 3 ribu orang baik aparatur pemerinta atau masyarakat umum. Karena HJB ini bukan milik aparat, tapi juga milik warga masyarakat,” katanya.

Dengan menjadikan Malasari sebagai pusat kegiatan sekaligus bermalam di eks pendopo bersejarah, Rudy Susmanto ingin menegaskan pesan: pembangunan Bogor hari ini tak boleh lepas dari akar sejarah dan penghormatan pada para pendahulu. (Fex)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *