Bupati Rudy Kembangkan Perekonomian Baru Barat Dan Timur

oleh
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Bupati Rudy Susmanto tak henti-hentinya melakukan inovasi dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Bogor yang inklusif. Hebatnya, orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini berani mengambil opsi tak biasa.

banner 336x280

Rudy ‘nekat’ menjadikan dua daerah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Bogor. Dua daerah itu adalah wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur yang hingga saat ini terbentur moratorium pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB).
Namun begitu, Rudy menegaskan, konsep pembangunan yang saat ini dijalankan bukanlah pemekaran daerah. Pemerintah Kabupaten Bogor memilih menghadirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru sebagai inovasi pelayanan publik di tengah moratorium pemekaran wilayah dari pemerintah pusat “Kami tidak berbicara pemekaran wilayah. Kami mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Karena itu konsepnya adalah pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah barat dan wilayah timur, agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya, Senin (25/4/2026).

Lebih lanjut dipaparkan Rudy lagi, langkah ini digadang-gadang menjadi solusi pemerataan pembangunan sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat tanpa harus melakukan pemekaran wilayah.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, pembangunan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan strategi jangka panjang untuk menciptakan pusat ekonomi baru yang mampu menggerakkan pertumbuhan daerah secara merata.
Buktinya, opsi Rudy soal pengembangan dua daerah ini bukan hanya sekedar lips service politis demi menenangkan hati masyarakat. Ia sudah punya konsep nyata soal pusat pertumbuhan ekonomi baru ini.

“Pertama, di tahun 2026 ini, Bogor Timur. Land clearing untuk pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah timur sudah selesai, seperti kami menuntaskan pembangunan Jalan Transyogi hingga Desa Sukaresmi yang anggaran pembiayaannya sudah disetujui oleh DPRD Kabupaten Bogor,” katanya.
Kemudian, lanjut Rudy, pertumbuhan ekonomi baru di Bogor Barat masih dalam proses pembangunan. “Wilayah barat itu kami berfokus pada beberapa program pemerintah pusat seperti sport center Rancabungur, PSEL yang ground breaking pada Juni, penuntasan ruas Jalan Malasari dan Rumpin hingga Parungpanjang,” paparnya.

Untuk sumber biaya dari pembangunan ekonomi baru di wilayah barat dan timur, Rudy mengaku akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.

“Tapi sumber APBD itu ada sebagian yang kita kolaborasikan dengan program pusat seperti sport center dan pembebasan lahan jalan dari Rancabungur hingga Leuwiliang,” jelasnya.

“Maka, lahan jalan yang akan kita bebaskan itu trasenya kami sesuaikan dengan perencanaan pemerintah pusat, sehingga saat pemerintah pusat membangun simultan dengan kebijakan Pemkab Bogor,” tambahnya.

Rudy menyebut, pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat berpusat di Kecamatan Cigudeg. Sedangkan untuk wilayah timur, akan berpusat di Kecamatan Sukamakmur.

“Kalau wilayah barat di Kecamatan Cigudeg itu kan masih banyak kebun kelapa sawit yang lahannya masih milik PTPN, maka kami Pemkab Bogor sedang berproses untuk menyelesaikan tahapan administrasinya,” bebernya. (duan/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *