Bupati dan Wakil Bupati Bogor Satu Visi Istimewa dan Gemilang

oleh -28 Dilihat
banner 468x60

Kab Bogor, Pelita Baru

Visi Istimewa dan Gemilang yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto-Ade Ruhandi benar-benar terimplementasikan. Hal ini terlihat dalam upaya penyerapan tenaga kerja di Bumi Tegar Beriman.

banner 336x280

Keduanya begitu kompak dan satu visi melakukan gebrakan mempermudah layanan perizinan yang selama ini kerap dikeluhkan sering mandek oleh sejumlah investor dan pengembang.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi menegaskan, Kabupaten Bogor terbuka bagi siapa pun yang ingin berinvestasi. Menurutnya, pemerintah daerah terus berbenah dalam melayani masyarakat dan pengusaha.

“Kami dengan Bupati, Rudy Susmanto, terus berbenah agar bisa melayani masyarakat dan melayani para pengusaha, salah satunya dalam proses perizinan-perizinan agar masuk ke Kabupaten Bogor betul-betul nyaman,” kata Jaro Ade sapaan akrabnya saat menghadiri Bursa Kerja Online di Klapanunggal, Kamis (5/11/2026).

Pernyataan Jaro Ade ini selaras dengan sikap Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang menekankan agar pemerintah daerah hadir sebagai pelayan masyarakat, termasuk memberikan kemudahan kepada para pengembang dan investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Bogor. Namun, kemudahan tersebut tetap harus berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kalau bisa sampaikan bisa, kalau tidak bisa sampaikan tidak bisa karena aturan. Begitu juga ketika ada pengembang mengajukan perizinan, sejak awal harus dievaluasi dan disampaikan tahapan apa saja yang harus dipenuhi. Kita bantu dan pandu agar prosesnya berjalan cepat,” tegas Rudy.

Melalui percepatan pelayanan perizinan ini, keduanya berharap akan banyak pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Bogor. Hal ini tentunya menjadi peluang bagi warga untuk mendapatkan lapangan pekerjaan dengan mudah.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatat realisasi investasi Kabupaten Bogor hingga semester I 2026 mencapai Rp13,72 triliun dan menyerap 25.502 tenaga kerja.

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Bogor di peringkat ketiga realisasi investasi dan peringkat kedua penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat.

Angka ini sekaligus menjadi gambaran bahwa aktivitas investasi di Kabupaten Bogor mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian dan kesempatan kerja masyarakat.

Pada triwulan II 2026, realisasi investasi Kabupaten Bogor tercatat Rp6,59 triliun, berasal dari 3.070 perusahaan dengan 8.872 proyek. Investasi tersebut menyerap 12.509 tenaga kerja, dengan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp4,75 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp1,84 triliun.

Investasi Kabupaten Bogor pada triwulan II 2026 tersebar di berbagai sektor. Sektor perumahan dan kawasan industri mencatat investasi terbesar yakni Rp2,76 triliun.

Berikutnya, sektor jasa lainnya mencapai Rp1,07 triliun, transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp605,52 miliar, industri makanan Rp338,47 miliar, serta perdagangan dan reparasi Rp293,42 miliar.

Dari sisi tenaga kerja, industri kimia dan farmasi menjadi sektor dengan penyerapan terbesar yakni 1.904 orang, disusul perdagangan dan reparasi 1.753 orang serta industri logam, mesin dan elektronika 1.631 orang.

Dengan capaian Semester I 2026, Kabupaten Bogor memiliki modal kuat untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. (don)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *