Dapat Bantuan 10 Ribu Perbaikan Rumah Bagi Masyarakat, Bupati Rudy: Ini Amanah yang Harus Kita Tuntaskan

oleh
banner 468x60

Bogor, Pelita Baru

Bupati Rudy Susmanto secara khusus mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menyetujui bantuan perbaikan rumah warga Kabupaten Bogor sebanyak 10.000 unit.

banner 336x280

Bantuan yang dikucurkan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ini diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekaligus mendukung penyediaan hunian yang layak.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian PKP atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bogor. Ini adalah amanah yang harus kita tuntaskan bersama agar masyarakat segera merasakan manfaatnya dan memiliki hunian yang layak,” ujar Rudy, Minggu (25/10/2026).

Lebih lanjut, Rudy juga mengaku, akan terus memperkuat sinergi dengan pihak terkait untuk mempercepat penyelesaian Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang masih dalam pengerjaan ini.

Ia juga menegaskan, percepatan penyelesaian program membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, jajaran kecamatan, tenaga pendamping, hingga pelaksana di lapangan.

“Pemkab Bogor akan terus memperkuat koordinasi dan pemantauan untuk memastikan proses perbaikan rumah berjalan optimal serta sesuai ketentuan,” papar Rudy.

Sebagai langkah awal, kara Rudy, Pemkab Bogor akan mengevaluasi progres pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan pihak terkait.

“Upaya ini dilakukan agar bantuan yang telah dialokasikan dapat segera diwujudkan menjadi hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat,” jelasnya.

Terlepas dari itu, melalui penguatan sinergi tersebut, kata Rudy lagi, Pemkab Bogor berkomitmen mengawal penyelesaian pekerjaan BSPS hingga akhir 2026.

Dengan demikian, bantuan yang telah dialokasikan diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekaligus mendukung penyediaan hunian yang layak.

Sementara itu, perwakilan Kementerian PKP RI, Sarmentua Sinaga, menyampaikan bahwa Kabupaten Bogor memperoleh alokasi 10.000 unit BSPS pada 2026. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2025 yang mencapai 1.346 unit.

Alokasi tersebut merupakan bagian dari perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Bogor.

Berdasarkan paparan Kementerian PKP, hingga 23 Oktober 2026, sebanyak 7.087 unit telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen (SK PPK), dan dana bantuan telah disalurkan ke rekening penerima.

Meski demikian, penyelesaian fisik pembangunan masih perlu dipercepat. Sebagian penerima manfaat lainnya masih menjalani proses pengerjaan rumah dan menunggu pengiriman material.

Kementerian PKP juga menekankan bahwa program BSPS tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi turut menggerakkan perekonomian lokal melalui keterlibatan tenaga kerja, tukang, serta toko penyedia bahan bangunan.

Karena itu, percepatan pengerjaan fisik dan pengawasan bersama menjadi faktor penting agar seluruh tahapan program berjalan sesuai ketentuan dan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat Kabupaten Bogor. (duan/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *